World Wide Knit In Public Day #CeritaRajutTangan

Irfan Kriyaku.com
Karya Irfan Kriyaku.com Kategori Motivasi
dipublikasikan 06 Juni 2016
World Wide Knit In Public Day #CeritaRajutTangan

World Wide Knit In Public Day merupakan sebuah acara tahunan komunitas rajut internasional sebagai bentuk aksi sosialisasi merajut yang dilakukan di tempat umum.

World Wide Knit In Public Day ( WWKIP) di prakarsai oleh Danielle Landes seorang designer pola rajutan pada tahun 2005. Menurut keterangan yang saya dapat tentang kegiatan ini di website resminya, bahwa ide kegiatan ini adalah sebuah kegiatan silaturahmi para perajut yang bisa kita lakukan dengan istilah KopDar atau Kopi Darat yaitu mengadakan kegiatan merajut bersama di luar rumah.

Pada tahun 2005 ada sekitar 25 acara lokal di seluruh dunia. Pada tahun 2006 ada sekitar 70 kegiatan lokal, dan pada tahun 2007 hampir 200. Pada tahun 2008, ada Apakah 800 kegiatan lokal, dan pada tahun 2009, 751 kegiatan lokal.

Selama bertahun-tahun ada Berkunjung tempat kejadian di Australia, Cina, Inggris, Finlandia, Perancis, Irlandia, Norwegia, Afrika Selatan, Swedia, Amerika Serikat dan lebih banyak negara.

Jika saya coba menyimpulkan dan menterjemahkan alasan dan tujuan dasar dari acara WWKIP tersebut, yaitu :

  • Mematahkan mitos bahwa merajut dan perajut adalah hobby para Nenek-nenek.

Pemikiran masyarakan dunia bahwa para perajut adalah para manula alias manusia lanjut usia seperti oma-oma / nenek-nenek.  Sedangkan kenyataannya para perajut manula itu belajar merajut di usia remaja bahkah ada yang memulai merajut dari usia dini. Tapi sayangnya yang terekspos di media baik itu film, cerita novel, kartun komik, adalah para perajut manula. Oleh karena itu salah satu tujuan WWKIP ini adalah memperlihatkan kepada masyarakan dunia klo perajut itu bukan hanya hobby oma-oma tapi banyak juga para perajut seperti ibu-ibu muda, remaja wanita, anak-anak bahkan laki-lakipun memiliki hobby merajut, sepertihalnya saya hahaha.

  • Merajut harus di rumah dan perlu konsentrasi untuk membuat karya rajutan

Merajut lebih banyak di lakukan di dalam rumah dan menurut saya perajut adalah seniman penyendiri yang tidak mau di recoki oleh orang lain untuk mendapakan konsentrasi menghasilkan sebuah karya rajutan. Tapi ternyata kadang kala kita juga butuh teman untuk merajut bersama, karena dengan merajut bersama kita bisa saling tukar pikiran tentang teknik merajut dan saling berbagi ilmu atau berbagi benang dan pola hahaha.

  • Menjalin Silaturahmi sesama perajut senior dan junior.

Perkembangan teknologi berupa kemunculan media sosial seperti Facebook sangat berguna sekali bagi perajut senior maupun junior. Munculnya grup-grup belajar merajut dan juga komunitas rajut antar wilayah baik wilayah kota kecil atau wilayah daerah seperti propinsi di media sosial sangat berguna bagi para perajut baik yang baru belajar ataupun yang sudah mahir dalam mencari ilmu dan berbagi ilmu. Selain itu juga menjadi ajang menjual hasil karya rajutan atau jualan alat rajut serta benang. Tapi tekadang kita  kita penasaran dengan teman-teman perajut dunia maya kita, dan juga kadang ada beberapa orang yang sulit belajar atau bertanya tentang permasalahan rajutan bila ditanya melalui dunia maya. Oleh karena itu, munculah kopdar-kopdar yang diprakasai baik perorangan ataupun komunitas yang berawal dari dunia maya sebagai bentuk menjalin tali silaturahmi.

Sosilaisasi Dunia Rajut Merajut di kalangan Masyarakat Umum.

Dari beberapa poin di atas dapat saya simpulkan bahwa WWKIP merupakan ajang para perajut baik tua mau pun muda dalam lingkup dunia (komunitas perajut di beberapa negara yang ikut berpatisipasi) untuk melakukan aksi kegiatan merajutnya di luar rumah dengan bertujuan memperkenalkan atau sosialisasi kegiatan merajut kepada orang-orang yang melihat kegiatan tersebut.

Kapan WWKIP itu dilaksanakan?

Menurut situs resminya www.wwkipday.com, bahwa kegiatan resmi WWKIP dilakukan setiap tahun pada hari sabtu, minggu ke 2 di bulan Juni. Dan pada tahun 2016 ini yang merupakan tahun ke 10 WWKIP sejak tahun 2005, jatuh pada hari Sabtu tanggal 18 Juni 2016.

Bagaimana cara ikut serta dalam WWKIP ?

WWKIP itu adalah kegiatan resmi komunitas perajut internasional, jika kita ingin ikut berpartisipasi dalam acara tersebut maka yang perlu kita lakukan, seperti yang pernah saya lakukan pada WWKIP tahun 2015 kemarin (foto di sini) yaitu dengan cara mendaftarkan di situs resminya. ( klik di sini )

Persyaratan yang mutlak untuk mendaftarkan kegiatan WWKIP yang akan kita adakan atau terdaftar dalam situs resmi, yaitu Host atau Tuan Rumah dalam hal ini penyelenggara. Penyelenggara di sini bisa dilakukan perorangan, komunitas rajut atau tempat yang dijadikan lokasi acara.

Haruskah kegiatan WWKIP yang kita buat terdaftar di situs WWKIPday?

Tidak juga, sepertinya kegiatan WWKIP itu sudah jadi ajang tahunan bersama para perajut di seluruh dunia yang mengenal atau mengetahui event WWKIP tersebut. Komunitas resmi atau pun perorangan pada setiap bulan Juni akan melakukan kegiatan Merajut di luar rumah. Seperti yang biasa kita lakukan atau mungkin tidak di bulan Juni dengan kegiatan berupa KopDar Perajut, atau yang saya lakukan tahu kemarin dengan merajut di Metro Mini, yang penting tujuan sama tentunya sosialisasi kegiatan merajut di kalangan masyarakat umum yang melihat kita merajut. Tapi alangkah serunya jika negara kita mendaftar dalam kegiatan resmi WWKIP dan di promosikan oleh mereka. Otomatis negara lain juga tahu bahwa kita juga memeriahkan acara tersebut atau kalau pun tidak mendaftar secara resmi, kita melakukan kopdar ala WWKIP berbarengan dengan bulan dan tanggal kegiatan WWKIP tahun ini.

Apakah WWKIP harus berkelompok ?

Tidak juga, jika kita mau mendaftar kegiatan merajut in public alangkah baiknya kita mengatasnamakan komunitas rajut dan pastinya akan di hadiri lebih dari satu orang. Tapi bila kita tidak sempat membuat acara formal atau tidak memiliki komunitas, atau tidak ada kegiatan serupa di daerah yang kita tinggali tapi kita ingin ikut berpartisipasi. Kita bisa melakukannya sendiri yaitu dengan cara  merajut di depan umum di saja, di bus, di halte menunggu bus, menunggu anak di sekolah, piknik keluarga, minum kopi dengan teman-teman dll, saya percaya anda punya ide untuk melakukan merajut di tempat umum, asalkan tidak di dalam rumah ya, kan namanya knit in public day bukan knit in home day hahaha

.

 

Oke, mungkin segitu aja sekilas tentang World Wide Knit In Public Day (WWKIP) yang saya ketahui berdasarkan opini pribadi dan sumber dari situs resmi wwkipday.com.

Semoga tahun ini kegiatan WWKIPday makin seru dan makin banyak yang ikut partisipasi baik didaftarkan secara resmi ataupun tidak, dan makin banyak di kenal dan diminati oleh para remaja, dan tidak lagi di dominasi atau di akui bahwa  “not only grannies knit”.

 Di posting juga di blog pribadi di sini


  • Ntan Home Craft 
    Ntan Home Craft 
    1 tahun yang lalu.
    Om Ir, aku senang merajut dan aku beberapa kali membawa rajutan sambil nunggu makanan di sebuah rumah makan klo pulang kampung dan as always aku selalu bawa rajutan kemana-mana kalau aku pergi. awalnya ribet ngerajut dijalanan, tapi asyik juga karna dalam perjalanan itu tak terasa kena macet lebih fokus kerajutan aja. hhhmmm.. much better lah jika sekarang rajutan gak hanya oma-oma aja kalangan anak muda masih mau belajar dunia rajut. satu lagi om, jika kita mau belajar pasti kita akan bisa itu prinsip. foto yang kedua kayaknya di Blok M yah lagi belajar bikin dompet trapestry. hehehehe...
    sukses terus om Ir dengan visinya

    • Lihat 2 Respon

  • Dicky Armando
    Dicky Armando
    1 tahun yang lalu.
    Gue lihat, lu ganteng sendiri di foto yang ada poster sambel kejut itu broo, hihihi