Teruntuk Teman Dunia Mayaku

Irfan Kriyaku.com
Karya Irfan Kriyaku.com Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 06 Juni 2016
Teruntuk Teman Dunia Mayaku

Tak terasa esok telah masuk puasa Ramadhan, dan pastinya orang-orang banyak ucapan kata "Maaf" dan ucapan kata "Selamat Berpuasa Ramadhan" membanjiri status media sosial dan Broadcast Message  aplikasi Chat.

Sepertihalnya mereka, aku pun sama tapi mungkin lebih menggunakan media ini atau Facebook yang akan aku lakukan, karena kedua media ini aku lebih banyak berinteraksi dibanding aplikasi Chat. 

Ku akui mungkin hampir 80% kesaharian ku di isi dengan mantengin media sosial dan ber interaksi dengan teman-teman di sana. Sodara, rekan kantor, relasi, teman komunitas, bahkan teman yang tak kenalpun ada. 

Tanpa sadar aku melakukan dosa kepada mereka, dosa yang mungkin tidak terasa karena dosa yang aku lakukan bukan dosa yang mengenai fisik mereka, tapi yang terkena adalah hati dan perasaannya.

Lisanku berubah jadi tulisan, karena di dunia maya lebih banyak berinteraksi dengan tulisan bukan lisan. 

Status facebook ku,  celoteh twitterku, share postingan ku, setahun ini lebih banyak di isi oleh opini tentang pemahaman politik ku, tentang pemahaman agamaku, tentang pemahaman kehidupan ku, semua versiku. Selain itu aku kadang berkomentar ke status dan share tamen-teman dunia maya yang mungkin karena terpancing dengan isi berdasarkan pemahaman mereka juga.

Munculah perbedaan pendapat dan juga berdebatan-perdebatan melalui komentar dari postingan ku dan juga postingan mereka, yang akhirnya terjadi emosi dan tanpa sadar aku menyakitnya dan dia menyakitiku yang berbuah dosa. 

Ya.. dosa, aku tanpa sadar banyak melakukan dosa kepada teman-teman dunia maya ku. 

Janganlah banyak bercakap yang bukan zikrullah. Maka sesungguhnya banyak bercakap yang bukan zikrullah itu mengeraskan hati. Dan sesungguhnya manusia yang paling jauh daripada Allah adalah yang berhati keras” [Mishk?h al-Mas?b?h] 
 

Aku manusia biasa, tidak sempurna yang selalu banyak kesalahan dan berusaha untuk menjadi orang yang baik dan tidak mengaku paling baik apalagi paling benar. 

Melalui tulisan ini dan di dunia maya ini pulalah aku meminta maaf atas apa yang aku lakukan selama ini. Semoga di awal Ramadhan ini kita semua bisa memulai dengan kata "Maaf-Memaafkan" dan dapat menjalani ibadah Ramadhan seperti yang kita dan Allah harapkan. 

"Mohon Maaf Lahir dan Bathin, Selamat Menunaikan Ibadah Ramadhan Teman-Teman Dunia Mayaku, Semoga kita bisa kembali Fitri, Aamiin"