Id Facebook Ku Adalah Rumah Ku Sendiri

Irfan Kriyaku.com
Karya Irfan Kriyaku.com Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 08 April 2016
Id Facebook Ku Adalah Rumah Ku Sendiri

Fenomena media sosial belakangan ini membuat ku sedih, karena kesalahpahaman dan kurangnya mengerti penggunaan media sosial yang berakibat intoleransi antara umat beragama dan terjadinya perpecahan serta permusuhan antar teman dimedia sosialnya bahkan mungkin antar anak bangsa dan bisa menjalar ke dunia nyata. Salah satu contoh adalah postingan provokasi anak pelajar yang bermusuhan dan kenyataan banyak kasus tawuran bahkan terjadi korban jiwa.?

Niat memiliki akun mendia sosial sebenarnya adalah menjalin silaturahmi antar sodara, teman, relasi bahkan antara bangsa. Tapi kenapa kita lupa dengan misi awal kita membuat akun media sosial ??
?
Permasalahnya sebenarnya sederhana, yaitu banyak teman-teman terutama facebooker tidak mengerti fungsi penggunaan akun media sosialnya.?
?
Saya mencoba menerangkan sedikit yang saya ketahui tentang media sosial dan penggunaanya terutama akun pribadi facebook kita.?
?
Rumah Dalam Kehidupan Nyata dan Facebook Sebagai Rumah Dalam Dunia Maya?
?
Akun id Facebook adalah sebuah rumah bagiku, berteman dengan yang memiliki akun facebook adalah tetangga dunia maya ku. Jadi saya menggunakan akun facebook saya seperti halnya bertetangga di dunia nyata.
?
Tapi banyak facebookers (istilah orang yang memiliki akun facebook) yang tidak mengerti tentang konsep bertangga di facebook dengan dunia nyata yg akhirnya terjadi kurang harmonis antara tetangga hanya salah posting dan komen.
?
?
1.?Rumah?Dalam Kehidupan Nyata:?

?? Memiliki pintu dan jendela serta ruang tamu. Tapi rumah kita bisa kita tutup pintu dan jendelanya bila ada permasalahan di dalamnya seperti keribuatan, keluhan, foto narsis atau apapun, hanya kita yang tahu atau keluarga kita yg tahu. Tapi klo rumah jendela dan pintu kita buka atau kita mengundang orang untuk masuk, barulah semua yang ada di dalam isi rumah kita di ketahui orang lain.

? Perselisihan dalam bertetangga di dunia nyata bisa di mediasikan atau didamaikan oleh ketua RT (Rukun Tetangga) ?

?

2. Facebook?Sebagai Rumah Dalam Dunia Maya??

?
?? Sama halnya dengan rumah sendiri yang memiliki pintu, jendela dan ruang tamu, bedanya banyak facebooker yang tidak mengerti penggunaan rumah medsos yg satu ini atau sengaja dalam penggunaanya. Jadi banyak jendela dan pintu yang dibuka lebar-lebar kadang sengaja agar dilihat para tetangganya atau seluruh dunia. Bedahalnya jika rumah facebook itu dijadikan kios atau rumah toko untuk bisnis yang sedang facebooker kelola.
?

? Perselisihan dalam bertetangga di dunia Maya sangat sulit untuk di mediasikan atau didamaikan oleh ketua RT (Rukun Tetangga) Media sosial (Admin Facebook),? kebanyakan komentar pro atau kontra, siapa yang kuat dia yang menang, yang akhirnya menimbulkan dendam atau pemutuskan hubungan pertemanan/ silaturahmi.?

?
Jadi postingan ataupun isi didalamnya dalam rumah facebook bisa menjadi sesuatu yang kurang baik dalam bertetangga. Keharmonisan dan kerukunan antar tetangga bahkan antara anak bangsa bisa berantakan gara-gara sebuah postingan yang kadang tidak bisa dipertanggungjawabkan isinya.?
?
Memang hak pengguna facebook untuk melakukan sesuka hatinya, toh apapun resiko yang dia lakukan dia yang menanggung, dan tetap si pemiliki media akun tidak akan pusing memikirkan permasalahan individu yang menggunakannya.?
?
Tapi sebenarnya jika para facebooker dewasa dan mengerti dalam pengelolaan rumahnya, pembuat facebook sudah menyiapkan solusinya, jika para facebooker mau sedikit direpotkan untuk mensetting akun pribadinya, yaitu :
?
1. List Pertemanan : Setiap teman yang kita approve atau add jadi teman kita, bisa di setting dan masuk dalam list pertemanan yg kita buat.
contoh gambar diatas , saya baru approve id kaligrafi rajut atau bisa juga setelah yang sudah berteman dengan saya akan saya rapikan dengan mengklik menu teman dan memilih tambahkan ke daftar teman dan masukkan dalam list pertemanan yang telah saya buat seperti gambar dibawah ini.?
?
?
Gambar di atas adalah gambar list pertemanan yang telah saya buat dan saya memasukan katagori teman-teman saya sebatas yang saya ketahui.?
?
Fungsi list pertemanan dia atas adalah salah satunya pendataat teman-teman facebook kita dan juga nanti dapat berfungsi untuk postingan yang akan kita kususkan untuk dibaca oleh list pertemanan kita dan tidak bisa dibaca oleh orang yang tidak ada dalam list pertemanan yang telah kita buat.?
?
?
2. Setting status : Di dalam kolom status ada beberapa menu pilihan yaitu :
??

?

? Publik : status dibaca semua orang di dalam atau diluar facebook (seluruh pengguna facebook diseluruh dunia )?
? Teman : status dibaca teman anda saja.?
? Hanya Saya : status dibaca oleh si penggunanya saja atau bisa juga sebagai diary pribadi.
? Opsi Lain / Khusus : Nah disini lah list pertemanan berguna, tinggal pilih maksud status yang akan kita buat di tujukkan kepada list pertemanan berdasarkan klasifikasi yang telah kita buat.?

Jika ingin memposting tentang agama anda bisa buat list yang segamana dengan anda dan dibaca oleh yang seiman dengan anda, begitu juga tentang politik. Ingat Masalah keyakinan ataupun pilihan politik dan agama tidak anda bisa paksakan melalu postingan anda karena itu suatu yang sensitif, bedahalnya tentang sebuah karya kerajinan tangan, tapi yang terjadi malahan terbalik banyak yang pelit berbagi karya atau ilmu dengan anggapan takut ditiru atau dijiplak, hahaha klo soal berbau duit pasti disembunyikan.

Semua postingan memiliki resiko yang berbeda-beda tinggal kita yang memposting bisa tidak bertanggung jawab atas apa yang telah kita posting. Banyak loh facebooker yang salah membuat postingan yang berakibat buruk bagi dirinya atau bagi orang yang membacanya.?

?
?
3. Album foto : sama juga settingannya dengan di postingan status dan sepertinya tidak perlu saya contohkan, tinggal liat menu setting dalam album anda.
?
Jadi coba deh kembali lagi mempelajari tentang sebuah akun pribadi facebook dan juga akun media sosial yang lain. Disini saya hanya berbagi sabatas pengetahuan saya serta saling mengingatkan bahwa manusia itu mahluk sosial yang sekarang memilki dua dunia, yaitu dunia nyata dan dunia maya.
?
Jika kita memang mahluk sosial maka kita harus bersosialisasi dengan lingkungan sekitar dan seharusnya apa yang kita posting melalui akun media sosial seharusnya bermanfaat ke hal yang positif bukan ke hal yang negatif apalagi postingan kita dapat menyebabkan perpecahan antara teman, sodara bahkan bisa sampai antara agama dan warga senegara.
?
Semoga tulisan saya ini bermanfaat bagi teman-teman yang membacanya, saya manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan. Tapi setidaknya saya memiliki keingian bahwa hidup didunia ini butuh kedamaian dan ketentraman dan berharap teman-teman pembaca pun menginginkan hal yang sama.?
?
?Rumah adalah cerminan dari pemilik rumah tersebut dan akun facebook / media sosial kita pun cerminan dari diri kita sendiri.?