Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi
Air Dewata

Dewata selalu berkata
"Inilah harta dan rumahku"
Tempat hidup ribuan benih
Tempat tubuh yang letih
Dan penyejuk hati yang perih
Dialah, air yang jernih

Kini air itu berpelangi
Merah, kuning hijau bahkan hitam
Menutupi permukaan

Oh. Ya, dewata ini bukanlah kehendakmu
Terdapat ribuan merapi di airmu
Pekat dan berbau busuk
Mereka membunuh benihmu

Tangan-tangan itu, ya dewata
Begitu mudahnya memberikan pelangi di airmu
Membangun merapi di airmu
Bahkan menghancurkan tempat teduhmu

Plastik sisa logistik
Kaca bekas kosmetik
Mereka meletakan di airmu yaa, dewata

Bakar, Bakar saja
Bacot berbisa itu dengan mudahnya
Berkata seakan tak ada langit
Yang pasti akan terusik

Karya : Suhendra Unity