Apa yang Ada Dalam Sisa Kadar Otak Ketika Kamu....... (?)

Bare Kingkin Kinamu
Karya Bare Kingkin Kinamu Kategori Motivasi
dipublikasikan 22 Juli 2016
Apa yang Ada Dalam Sisa Kadar Otak Ketika Kamu....... (?)

APA yang biasanya terselip di sela-sela kadar otak kita yang masih kosong? Melamun? Atau berandai-andai tanpa melakukan apa-apa, semoga kita dijauhkan dari situasi nan demikian. Tulisan kali ini mungkin isinya tidak setegang judulnya. Tetapi tentang kesedihan, kebahagiaan, dan perasaan lain yang berkecamuk sehingga terpikirkan hingga dalam, hingga hanya sedikit kadar yang kosong dalam otak untuk sedikit ingat: jangan lupa bahagia, dan temukan kebahagiaanmu.

            Manusia dan kehidupan, manusia dan keseharian. Apa yang terjadi dengan sisa kadar otak kita ketika sedang menerima kesedihan? Ada reaksi yang bermacam-macam, salah seorang teman penulis pernah memiliki usulan ketika kita sakit hati, jadikanlah sebuah tulisan tetap berkarya. Benar memang, itu adalah cara penyembuhan hati dari diri sendiri yang paling efektif. Apa kita tukang keluh ketika sedang dihadapi pada masalah sulit? Saat terjadi masalah ya dihadapi, bukan dihindari tanpa berpikir panjang bagaimana akibatnya –yang bukan hanya untuk diri sendiri.

            Apakah manusia bisa menghitung dengan tepat berapa ton air hujan yang jatuh ke muka bumi? Apakah manusia bisa menghitung dengan tepat menggunakan satuan kebahagiaan dan kesedihan? Asal pembandinganya tidak materi. Seberapa dalam kebahagian itu pun sebaliknya. Apa otak manusia selalu memiliki pemikiran yang sama? Ada banyak model kehidupan setiap orang tergantung pada prinsipnya. Di luar sana banyak prinsip-prinsip yang berbeda, dengan ego yang besar.

            Lalu ada apa dengan hati. Inilah tempat paling rapuh, dan sekaligus di sana terdapat ketegaran yang sangat. Di sana terletak rasa sayang, rasa suka. Seperti apa kata Tuhan manusia diciptakan dari segumpal daging, jika segumpal daging itu baik maka baiklah semua akal dan hatinya. Dipenuhi dengan hal-hal yang positif dan sebaliknya. Tentu saja aku percaya rasa nyaman, sayang, dan suka itu ada. Dan ini berbeda dari risky yang bersifat materi. Hati memiliki sandaran penting ke logika, meskipun penelitian-penelitan kebanyakan menyebutkan perempuan lebih besar menggunakan kadar hati daripada pikiran, apa itu semua benar?

            “Strike me down, and you will never imagine how strong I stand like before

            Apa lalu setiap bertindak tidak dipikir panjang? Tentu dengan pemikiran yang panjang juga. Setiap pikiran memiliki kapasitasnya untuk menempatan diri pada situasi, tetapi aku yakin setiap orang sudah pandai untuk memilah-milah mana yang harus dibawa-bawa setiap hari, atau yang harus dibuang ke sampah. Jangan sampai hal yang tidak penting memenuhi sisa kadar otak kita.

            Tuhan menciptakan hati pasti dengan manfaat yang sangat besar, dilengkapi dengan otak. Masih ada yang tidak percaya dengan cinta?

Cinta dengan pekerjaan membuat orang-orang melakukan pekerjaannya tanpa beban, tanpa tekanan

            Cinta dengan hal-hal yang dilakukan membuat hidup jauh lebih bermakna

            Memilih melakukan hal-hal yang disukai juga merupakan pilihan

Sayangnya masih ada orang yang membandingkan cinta dengan materi. Apa itu sudah benar? Benar, manusia hidup membutuhkan materi tetapi rizki ini akan selalu hadir dengan cinta. Konsep hidup yang jauh sudah melekat dan membudaya sekaligus mematikan.

            Semoga Allah segera menyadarkan hati yang memiliki pemikiran itu. Seiring berjalannya waktu manusia-manusia modern akan mulai memikirkan kesuksesan yang sebenarnya adalah toxic success. Seperti yang dijelaskan lebih lengkap dosen teknik UGM dalam bukunya yang berjudul The Model. Toxic success ini terlihat saat orang-orang sukses hanya memikirkan materi saja. Dan memiliki ukuran bahwa kesuksesan diukur dari materi. Lalu apa yang sebenarnya mereka cari? Penelitian-penelitian tentang kebahagiaan ini telah menuntunnya menempuh studi lanjut di Jepang. Apa gunanya segumpal daging dan pikiran?

Apa yang kamu rasakan ketika bahagia?

            Beberapa hari yang lalu bahagia itu sederhana, seperti menerima rasa sedih dan berani memaafkan, melepaskan. Sebab di dunia ini tidak hanya kita yang bisa tertimpa musibah dan kesedihan. Di luar sana entah kalian tahu nama mereka atau tidak, mereka pasti juga pernah mengalami cobaan bahkan lebih buruk daripada yang kita rasakan sekarang. Jangan merasa sendirian, itulah kenapa Allah menegur kita masih dengan caranya yang anggun untuk menyadarkan kita. Perbaiki hatimu dulu. Jangan bersedih berlarut-larut namun menikmati rasa sakit itu juga sebuah kebahagiaan.

            Bagiku secara permanen, bahagia adalah …… membaca di ruang terbuka. Merasakan angin. Rasanya tidak indah kalau hanya digambarkan dalam kalimat, jauh lebih indah jika dirasakan langsung.

            Menulis apa saja dalam sebuah kertas ataupun ms.words adalah pesta bahagia.

Ingat waktu akan menjawab semua ikhtiar-ikhtiar.

Apa yang kalian rasakan ketika bersedih?

            Jangan cemas, tidak hanya kalian saja yang bisa merasakan bersedih. Banyak alasan yang membuat manusia itu bersedih. Mau disebutkan satu persatu? Tak akan pernah cukup barisan-barisan ini menceritakan setiap masing-masing orang yang ada di dunia.

Berbahagialah karena masih disayangi oleh Allah dengan cara yang anggun. Laluilah menikmati rasa sedih sama saja bahagia. Ingatlah hal-hal baik yang nantinya akan digantikan Allah ketika menghadirkan kesedihan sekarang. Ingat kesedihan masa lalu yang sekarang sudah diganti dengan kebahagiaan yang berlipat. Hal yang baik tidak serta merta didapat dengan mudah, kita harus berjuang untuk mendapatkannya. Man Jadda Wajadda.

Apa yang tersisa dalam kadar otakmu yang masih kosong?

Banyak sekali yang harus dipikirkan. Maka jangan penuhi dengan hal yang sia-sia yang malah akan menambah sakit hati. Fokuslah pada tujuan-tujuanmu, di sana akan ada hal-hal baik menanti.

Apa yang kalian pikir dan rasakan sekarang?

            There are people who judge people by their possession and wealth. Tidak ada yang bisa kita lakukan untuk mereka, buang-buang waktu saja.

Apa yang kalian pikirkan setelah kehidupan ini selesai?

Seperti apa di sana? Semoga semua yang kita pikirkan selalu membuat hati kita tentram. Semoga hati membuat pikiran semakin jernih.

Sisakan kadar otakmu dengan hal-hal yang berguna, dan bermanfaat baik untuk orang lain.

           

  • view 200