Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi 31 Januari 2016   11:02 WIB
Maukah Kau Berjalan di Depanku?

Bisakah kau berjalan di depanku?

Aku mau kamu yang menunjukkan jalan itu

Jangan menyuruhku berjalan di depanmu karena aku malu

Bukankah sudah kubilang wanita tercipta dengan seribu malu

?

Maukah kau berjalan di depanku?

Aku mau kamu menjadi komandan perang itu

Biarkan aku hanya menjadi prajurit yang siap membantumu

Karena siasatku tak jauh lebih baik dari strategimu

Meski kini banyak wanita jadi berjejer di garda terdepan

Tapi aku mau tetap jadi pengikutmu

?

Berkenankah kau berjalan di depanku?

Karena aku hanya akan mendukungmu

Meski berjuta ilmu telah ada di kepalaku

Tetap yang terbaik kau yang meramu

?

Aku ingin seperti Khodijah yang pertama mendukung keIslaman Muhammad

Aku ingin seperti Ainun yang menjadi sandaran terbaik Habibie

Aku ingin menjadi wanita yang mendukungmu menjadi hebat

Karena jika aku di depan

Aku takut melupakan kodratku

Karena jika aku di depan

Aku takut mudah limbung karena labilnya emosiku

Aku mau kau berjalan di depanku

Atau kadang tariklah aku di sampingmu

Wahai kau yang tertulis di Lauhul Mahfudz?

Berkenankah?

Karya : Kingkin Puput