Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Kesusastraan 31 Januari 2016   10:48 WIB
Peri Senja dan Raksasa Fajar

Pada zaman dahulu, waktu di dunia ini tidak memiliki batas. Tidak ada malam hari. Semua waktu hanyalah siang. Matahari senantiasa bersinar. Manusia melakukan kegiatan dan bekerja tiada henti. Semua orang melakukan kegiatan tersebut dengan penuh kegembiraan.

??????????? Manusia di dunia hidup berdamai dengan dua makhluk yang baik hati. Mereka bernama Peri Senja dan Raksasa Fajar. Keduanya adalah sahabat yang setia dan saling menolong. Peri Senja adalah seorang peri yang cantik dan rupawan. Peri Senja sangat menyukai anak-anak. Anak-anak pun menyayangi Peri Senja karena peri cantik itu suka mendongeng. Sebaliknya, Raksasa Fajar adalah seorang raksasa yang buruk rupa. Meskipun sangat jelek, namun Raksasa Fajar memiliki hati yang tulus. Raksasa Fajar suka menolong manusia dan anak-anak. Raksasa Fajar bekerja di pabrik pembuat ?mimpi?. Pabrik ini membuat ?mimpi? untuk dibagikan kepada anak-anak. Anak-anak yang telah diberi ?mimpi? oleh Raksasa Fajar akan hidup dengan bahagia. ?Mimpi? tersebut membuat anak-anak bersemangat sekolah.

??????????? Pabrik pembuat ?mimpi? telah lama berdiri. Pabrik ini mengumpulkan energi dari ?semangat manusia? ketika bekerja. Ketika manusia bekerja, ia akan berkeringat. Keringat tersebut oleh manusia dimasukkan ke dalam sebuah kantong dan diletakkan di depan rumahnya. Raksasa Fajar setiap hari mengumpulkan kantong-kantong berisi keringat tersebut. Kantong keringat yang berasal dari seorang yang bekerja sebagai dokter akan disulap oleh pabrik pembuat ?mimpi? sebagai ?mimpi dokter?. Anak-anak yang mendapatkan mimpi ini akan bersemangat belajar di sekolah karena nanti ia juga akan bekerja menjadi dokter ketika telah dewasa.

??????????? Pada suatu hari, Raksasa Fajar mengeluh kepada Peri Senja.

??????????? ?Aku heran dengan manusia. Mereka terlihat lemas dan tidak bersemangat akhir-akhir ini!?

??????????? ?Iya, aku melihat manusia suka sekali tidur. Mereka tidak mau lagi bekerja!? kata Peri Senja.

??????????? ?Benar. Aku menjadi bingung. Pabrik ?mimpi? akan bangkrut jika manusia malas bekerja. Kau tahu bukan, pabrik mimpi mengelola bahan dari energi yang dihasilkan oleh manusia. Jika manusia malas, tidak ada energi yang bisa dikelola.? kata Raksasa Fajar sedih.

??????????? Akhir-akhir ini manusia mengalami masalah. Dahulu, mereka senang bekerja. Tetapi sekarang, mereka sering sekali mengeluh capek. Satu per satu manusia tidak mau lagi bekerja. Mereka lebih memilih tidur di rumah dan bermalas-malasan. Hal ini membuat dunia menjadi sangat sepi karena semua penghuninya berada di dalam rumah. Tidak ada lagi kantong-kantong keringat di depan rumah manusia. Anak-anak menjadi malas pula pergi ke sekolah karena tidak lagi memiliki ?mimpi?.

??????????? Pabrik ?mimpi? tempat Raksasa Fajar bekerja dipastikan akan bangkrut. Raksasa Fajar sedih begitu juga dengan Peri Senja. Raksasa Fajar tidak lagi memiliki pekerjaan sedangkan Peri Senja merasa kesepian karena tidak bisa mendongeng kepada anak-anak yang tidak lagi memiliki ?mimpi?.

??????????? ?Kita harus melakukan sesuatu!? kata Peri Senja.

??????????? ?Apa yang bisa kita lakukan?? tanya Raksasa Fajar lemas.

??????????? ?Kita dapat bekerjasama membuat manusia kembali bekerja!?

??????????? Kedua sahabat karib ini kemudian berdoa kepada Tuhan agar semua bisa kembali seperti semula. Tiba-tiba terdapat kejadian yang sangat aneh setelah mereka berdoa. Mereka berdua menghilang dari dunia.

Pada suatu hari, kedamaian manusia di dunia terusik. Matahari tiba-tiba tidak lagi bersinar. Dunia dengan seketika menjadi sangat gelap. Manusia merasa ketakutan. Mereka menangis karena tidak bisa melihat apa-apa.

??????????? ?Apa yang terjadi? kenapa matahari tidak bersinar?? kata manusia ketakutan.

??????????? Namun, ternyata kegelapan tersebut tidak berlangsung lama. Setelah beberapa waktu matahari itu muncul perlahan-lahan. Matahari muncul dan tenggelam setiap hari. Dunia kemudian memiliki waktu dua waktu yaitu siang dan malam.

??????????? Setelah peristiwa aneh tersebut, manusia menjadi sadar untuk giat bekerja. Ketika matahari mulai muncul, manusia sudah bangun dari tidurnya untuk bekerja dengan penuh semangat. Setelah matahari hampir tenggelam, manusia menghentikan pekerjaannya dan beristirahat di rumah. Kantong-kantong keringat di luar rumah manusia menjadi sangat banyak.

??????????? Manusia kebingungan karena kantong keringat yang semakin menumpuk. Mereka kehilangan Raksasa Fajar yang biasa membawa kantong-kantong keringat tersebut. Manusia rindu dan membutuhkan tenaga Raksasa Fajar. Anak-anak juga rindu Peri Senja karena tidak ada yang mendongengkan cerita kepada mereka. Anak-anak juga kehilangan ?mimpi-mimpi?. Kejadiannya tersebut membuat manusia kelimpungan dan tidak berdaya. Mereka mengingingkan Peri Senja dan Raksasa Fajar kembali. Manusia berjanji jika mereka berdua kembali ke dunia maka mereka akan terus giat bekerja.

??????????? Keesokan harinya, sebelum matahari muncul. Langit dipenuhi dengan keindahan. Matahari muncul dengan penuh keriangan. Saat itulah Raksasa Fajar kembali ke dunia. Ia melakukan tugas mengumpulkan kantong keringat manusia yang sudah menumpuk dan mengelolanya di pabrik ?mimpi?. Ketika matahari mulai tenggelam, Raksasa Fajar pergi dan datanglah Peri Senja. Manusia yang telah lelah bekerja kembali ke rumah masing-masing. Anak-anak senang karena Peri Senja kembali mendongengkan cerita seperti ?mimpi? yang mereka dapatkan dari Raksasa Fajar. Semua kembali seperti semula. Semua berbahagia. Hati mereka penuh dengan semangat dan mimpi tiada henti.

?

Karya : Kingkin Puput