4 Keuntungan Menjadi Pengusaha Saat Masih Berstatus Mahasiswa

Kinan Dama
Karya Kinan Dama Kategori Enterpreneurship
dipublikasikan 01 Februari 2017
4 Keuntungan Menjadi Pengusaha Saat Masih Berstatus Mahasiswa

Jadi seorang pengusaha bisa dimulai dari waktu kapan saja, bisa dari saat masih sekolah atau saat masih menjadi mahasiswa. Tak perlu terlalu lama menunda dan menunggu waktu yang pas untuk menjadi seorang pengusaha, semenjak masih sekolah atau saat masih berstatus mahasiswa pun bisa dilakukan.

Mungkin diawal bagi yang masih berstatus mahasiswa akan sulit untuk memisah waktu antara urusan bisnis dan urusan kuliahnya, tapi jika diusahakan, semua pastinya bisa dilakukan. 

Buktinya pun sudah ada banyak pengusaha-pengusaha muda yang sukses menjalankan bisnisnya saat masih berstatus mahasiswa, bahkan ada juga yang masih sekolah. Intinya coba usahakan saja memisah dua waktu dengan urusan yang berbeda, antara kuliah dan bisnis.

Bagi yang memutuskan untuk menjadi seorang pengusaha saat masih berstatus mahasiswa, justru itu banyak keuntungan yang didapat. Misalnya modal usaha yang bisa didapat dari tempat-tempat kuliah yang mendukung bisnis-bisnis para mahasiswanya. Jadi kita tak perlu memikirkan modal usaha jika pihak kampus ingin mendanainya. Namun pastikan bahwa ide bisnis kita menarik perhatian mereka (pihak kampus) agar mereka mau memberikan modal kepada kita.

Selain itu ada banyak lagi keuntungan lainnya menjadi seorang pengusaha saat masih berstatus mahasiswa. Apa saja keuntungannya? Berikut beberapa keuntungan yang saya rangkum dari situs Wokeehsimak poin-poinnya berikut ini.

1. Kampus adalah lingkungan terpelajar, kita bisa dapatkan ide-ide bisnis segar dengan cara memanfaatkan jaringan pertemanan di area kampus

Bagi yang pernah mengalami “ingin berbisnis tapi kesulitan mencari ide yang pas” seperti ini, mungkin dengan berada di area kampus yang sebagian besarnya adalah orang-orang terpelajar (orang-orang yang sedang kuliah), kita mungkin bisa mendapatkan ide-ide segar dari sana.

Caranya, bisa memanfaatkan jaringan pertemanan sesama mahasiswa. Coba mulailah melakukan segala percakapan yang positif dengan mereka, entah sadar atau tidak sadar biasanya dari percakapan itu akan muncul sebuah ide-ide segar di kepala (walau sebelumnya tak pernah diduga).

Ide-ide juga biasanya muncul dari melihat tingkah laku para mahasiswa yang ada di area kampus. Misalnya ide-ide bisnis terkait tren yang sedang ada dikalangan para mahasiswa. Bisa memanfaatkan tren tersebut untuk dijadikan bisnis kaos misalnya, atau aksesoris, atau membuka layanan jasa, dan masih banyak lainnya.

2. Lingkungan terpelajar di kampus bisa dimanfaatkan untuk memudahkan dalam menemukan partner bisnis atau tim bisnis yang berkualitas

Pebisnis tidak melakukan segala pekerjaan sendirian, butuh tim atau partner kerja yang sama-sama bisa diandalkan. Karena mayoritas area kampus adalah orang-orang terpelajar yang sedang menimba ilmu, maka dari sana kita bisa manfaatkan untuk mencari orang-orang terpalajar yang mempunyai keahlian khusus dalam bidang yang ditekuni dan dipelajarinya untuk menjadi partner atau tim di bisnis kita.

Bisnis yang berkembang pastinya diisi oleh tim-tim yang berkualitas. Oleh karena itu jika kita bisa mengumpulkan orang-orang yang berkualitas juga, maka bisnis pun akan berkembang lebih cepat.

3. Event kewirausahaan di kampus bisa dimanfaatkan untuk menguji coba produk yang nantinya ingin dipasarkan

Jika merasa malu atau kurang percaya diri dengan produk di bisnis sendiri yang ingin dipasarkan, maka kita bisa mencobanya terlebih dahulu di event-event kewirausahaan yang biasanya diselenggarakan oleh kampus. Mungkin beberapa kampus tidak memiliki event seperti ini, tapi jika kampusmu memiliki event seperti ini, maka beruntunglah kamu.

Dari sana kita bisa menguji coba produk untuk melihat hasil responnya seperti apa, jika bagus maka selanjutnya bisa kita pasarkan. Jika tidak bagus, maka bisa jadi pembelajaran. Intinya manfaatkan saja segala event-event di kampus yang bisa mendukung perkembangan bisnismu.

4. Jika bisnis sudah berkembang dan terkenal di area kampus, maka tugas selanjutnya adalah melebarkan sayap bisnis ke area yang lebih luas. Jika bisa, ke Internasional

“Jika ingin berenang di laut, maka belajarlah dulu berenang di kolam”

Kalimat diatas maksudnya apa? Maksudnya adalah saat kita ingin mengembangkan suatu usaha ke area yang lebih luas, maka kuasai terlebih dahulu area yang lebih sempit. Misalnya, jika ingin membuat bisnis bisa berkompetisi dan berjalan di area yang lebih luas, maka kuasai terlebih dahulu area-area sempit, seperti area kampus, perumahan, atau kota.

Jika sudah terkenal dan menguasai di area-area sempit, bukan tidak mungkin di area-area luas akan bisa juga dikuasai. Intinya adalah bertahap.

Kesimpulan

Sebenarnya memulai usaha bisa dimulai dari kapan saja, asal ada niat dan kemauan yang kuat. Tidak perlu menunggu di waktu yang sempurna untuk memulai suatu usaha, asalkan ada peluang di depan mata baik itu datangnya dari mana, sebaiknya diambil saja peluang itu. Jangan didiamkan apalagi diacuhkan.

  • view 149