Shibori Itu Saksi Perjuanganku

Kholifah Suhaebih
Karya Kholifah Suhaebih Kategori Inspiratif
dipublikasikan 26 Maret 2018
Shibori Itu Saksi Perjuanganku

Peh, ipeh..
Kamu ga bosen apa bikin Shibori mulu ?
Jawabannya adalah..

"sekarang belum, ga tau kalau nanti".

Dari jaman Tugas Akhir sampe sekarang aku malah makin cinta sama shibori, shibori bikin hidup ku makin berwarna.
Kalian ga akan pernah tau rasa pedihnya ketika tertusuk jarum dan jari tergesek benang yang tajamnya lebih dari pisau, sakitnya kepala ketika harus memikirkan komposisi, meluapnya emosi ketika menentukan desain motif seperti apa yg akan di pakai dan bagaimana merealisasikannya. Hingga akhirnya karya itu jadi dan lenyap begitu aja terbawa oleh angkot Panghegar dan belum ketemu sampai 2 tahun ini.

Aku rasa aku gak kesal atau trauma dengan shibori tapi 'sayang'.
Aku sayang banget sama shibori saking sayangnya aku nangis dan merasa begitu kehilangan.
Untungnya ada sahabat kesayanganku @Kartini F. Astuti  yg menyemangatiku dengan mata berbinar mengucapkan kalimat klise

"sabar ya peh"..

Kalian pikir aku akan jawab apa ? "Iya aku akan sabar"

Itu ga mungkin !!!
karena empat hari lagi menuju kelayakan. Layak atau tidak untuk sidang tugas akhir. Aku cuma bisa terdiam.

Beberapa hari berlalu tanpa kata dan aku mulai bangkit.
Aku teringat satu cerita sederhana dari kakak ku @nadya myrilla
ada seseorang yang  berdoa kepada Allah dengan dua permohonan.
‘ya Allah berikan aku binatang terlucu yang ada dimuka bumi ini, dan berikan aku tumbuhan terindah yang ada dimuka bumi ini. Kemudia Allah pun menjawab doanya, namun bukan malah memberikan binatang yang lucu, tetapi ulat yang diberi oleh Nya, kemudian bukan pula  tumbuhan terindah yang diberikan tetapi kaktus dengan duri-duri tajamnya. Orang itu pun bertanya tanya, mengapa malah kau beri aku ulat dan kaktus ini ?

Beberapa waktu berlalu di saat semua tumbuhan mati hanya kaktuslah yang mampu bertahan hidup dan di saat semua hewan mati, ulat pun berubah menjadi kupu-kupu.

Kita boleh saja mengeluh tapi kadang kita lupa bahwa apa yang Allah berikan bukanlah yang kita inginkan tapi apa yang kita butuhkan.

Shibori ku mungkin hilang, tapi Allah bersamaku, Ia hanya tak ingin dijadikan yg ke dua, aku terlalu sibuk dengan shibori ku dan Allah selalu menungguku di sepertiga malam. Semoga Ia tak marah ????.
Aku curhat bahwa shiboriku hilang seakan-akan Allah tak tau. Ia menyadarkan ku bahwa apa pun yang terjadi adalah kehendakaNya.

Yang aku pikirkan sekarang adalah bagaimana aku menemukan shiboriku kembali, dan memperjuangkannya.
jika tidak di angkot maka aku akan menemukan nya di tempat lain, ditempat yang benar benar membuatku bisa menjadikan Shibori sebagai masa depanku, dan menjadi saksi perjuangan ku dengan izin Allah.
Dan kini Ia mengabulkan do'a ku. ❤

Tak ada keraguan bahwa Allah SWT mendengarkan setiap do'a, dan Allah tidak akan mensiasiakan sekecil apapun yang dilakukan oleh hambanya. Allah bersama kita semua dan yakinlah bahwa Ia selalu memberi yang terbaik.

Terimakasih pada @delimahijab.indonesia yang telah memberikan ku penerang di tengah gelapnya hutan, dan memberi ku kepercayaan untuk membangun @delima_shibori

  • view 72