RUMPUT LIAR

Mh Ramadhan ( Kerikil Tajam )
Karya Mh Ramadhan ( Kerikil Tajam ) Kategori Puisi
dipublikasikan 27 Mei 2016
RUMPUT LIAR

RUMPUT LIAR

Aku begitu rindu desah nafas
Senyum manis keletihan
Membelai ujung rambut  sisa keringat
Batas akhir kenikmatan

Mengeja setiap lekuk tubuhmu
Seperti aku menjamah rumput liar
Gundukan-gundukan  kecil tubuhmu
Menyerupa bukit gunung sinai

Kadang kau menyepi di goa paling sunyi
Tempat hujan menumbuhkan putik-putik semi
Rumput di bukitmu menjelma ilalang
Menjulang ke arah gemintang

Di musim kemarau
Rumputmu tak pernah kering
Walau musim hujan datang
Kau tetap tumbuh liar


Aku temukan lubang kecil diantara bebukitan
Mengatup jurang paling legam
Dengan semak-semak liar
Persemayaman arwah

Tempat Tuhan meletakkan awal kehidupan
Surga digambarkan
Kenikmatan diciptakan

" Bukankah awalnya kau tiada, lalu ada setelah musim kemarau".
Bila musim penghujan datang
Jangan babat habis rumput liar
Meradang lubang kecil tak menantang
Merengkuh sunyi paling binal

Hanya sisa air dan tanah
Tempat kita pulang

  • view 77