Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi 24 Mei 2016   21:11 WIB
DIA TULUS MENCINTAIMU

DIA TULUS MENCINTAIMU

Dia begitu tulus mencintaimu
kau malah berpaling
sesekali kau datang padanya
tapi kedatanganmu bukan membawa cinta
di dadamu penuh masalah
bukan pengampunan yang kau pinta
tapi penyelesaian
kau hanya mengetuk pintunya saja
pintu rumah yang terbuat dari batu itu adalah simbol
Dia tidak ada di sana
di atas mimbar atau di tempat imam
di gereja atau di wihara
di lapangan atau di aula
di mekkah atau di roma
kenapa kau tidak pulang ke rumahmu sendiri
dia begitu tulus mencintaimu
dia tidak kemana-mana
dia menyaksikan setiap kepergianmu
dialah yang paling mengerti akan dirimu
pulanglah...
temuilah dia dalam rumahmu sendiri
dia tidak pernah kemana-mana

Jakarta, 2016

Karya : Mh Ramadhan ( Kerikil Tajam )