Catatan Pendek buat Tuhanku

Kartini F. Astuti
Karya Kartini F. Astuti Kategori Agama
dipublikasikan 05 Oktober 2016
Catatan Pendek buat Tuhanku

Tuhanku, ketika aku ditimpa kemalangan dan musibah, aku menangis seolah-olah telah kehilangan segalanya. Sampai air mataku habis, aku minta ampun kepada-Mu lalu bertanya, “Sebenarnya yang aku harapkan itu Kamu atau kegembiraan, Tuhanku?”

Tuhanku, aku tidak mengelak dengan hinaan dan tuduhan orang-orang terhadapku. Telingaku gatal. Dan aku malu. Tapi izinkan aku merespons-nya dengan minta ampun kepada-Mu lalu bertanya,  “Sebenarnya yang aku takuti itu penilaian Kamu atau mereka, Tuhanku?”

Tuhanku, aku jatuh hati pada seseorang di hidupku. Tapi aku sadar bahwa Tuhanku-lah yang mempertemukan kami dan bisa jadi memisahkan kami setelah ini. Maka, aku minta ampun kepada-Mu dan bertanya, “Sebenarnya yang aku cintai itu Kamu atau dia, Tuhanku?”

Tuhanku, aku yakin aku bisa membangun peradaban dengan hanya berbicara. Tapi aku tahu bahwa Tuhanku mampu menghancurkannya dalam sekejap. Maka, aku minta ampun kepada-Mu lalu bertanya, “Sebenarnya yang aku mintai pertolongan itu Kamu atau diriku sendiri, Tuhanku?”

Tuhanku, Tuhanku ini siapa sih?

 

Bandung, 2016