Mimpi yang Sia-sia

Kang Muvti
Karya Kang Muvti Kategori Motivasi
dipublikasikan 14 Oktober 2016
Mimpi yang Sia-sia

Mengapa mimpi bisa berakhir sia-sia? Bukankah kesuksesan seseorang bermula dari mimpinya? Dan tanpa mimpi tidak mungkin ada motivasi yang menggebu-gebu?

Ya pernyataan tersebut benar sekali. Semuanya memang berawal dari mimpi. Selaras dengan perkataan Walt Disney, “if you can dream it, you can do it!” jika kamu bisa memimpikannya, kamu bisa melakukannya.

Namun masalahnya, banyak orang diluar sana terlena terhadap mimpinya, hingga lupa untuk mewujudkannya. Jadi, penting sekali bagi Kamu ketika bermimpi untuk bangun mewujudkannya. “Impian, mimpi, angan - angan, khayalan, itu semua adalah sama. Ketika kau bergerak dan mau bertindak untuk merealisasikannya maka mimpi itu akan mendekati kenyataan. Jika tidak, itu semua hanya mimpi di siang bolong.”

Kesimpulannya sederhana. Kamu harus mewujudkan mimpi-mimpi Kamu dengan strategi dan cara yang tepat. Dan penundaan lah yang membuat mimpi itu menguap dan terus menguap. So, segera bangun untuk mewujudkannya yah!

Gagal? Tenang saja, semua orang-orang sukses pernah mengalami kegagalan. Coba kamu survey semua orang yang benar-benar sukses dalam kehidupannya, pasti mereka pernah merasakan bangkrut, terperosok ke jurang yang paling dalam, stress, banyak tekanan, dan lain sebagainya.

Saran kami, jadikan kegagalanmu sebagai pembelajaran untuk terus memperbaiki strategi dan cara kamu bertindak. Dan yakinlah, Tuhan memberikan kegagalan kepada manusia untuk sebagai hikmah agar kita tidak sombong dan angkuh.

Bayangkan nih, Kamu memulai bisnis baru. Kamu tidak memiliki pengalaman sama sekali, dan baru terjun ke dunia bisnis yang Kamu geluti sekarang. Lalu, dua bulan kemudian Kamu menjalankan bisnis baru Kamu, eh kok mudah yah. Dan Kamu sukses serta kaya raya dari bisnis itu. Pastinya, Kamu akan dihinggapi perasaan tinggi hati. Betul atau betul?

Proses perjuangan dan pengorbanan adalah hal yang lumrah dan wajar yang dialami oleh para pejuang-pejuang yang ingin mewujudkan mimpi-mimpi tersebut. Tinggal Kamu yang memutuskan, apakah bersedia berjuang atau berkorban tidak? Kalau tidak, silahkan Kamu kembali ke tempat tidur Kamu dan teruskan mimpi-mimpi indah Kamu disana.

Hal yang paling sederhana untuk mewujudkan mimpi-mimpi Kamu adalah dengan bermimpi setahap demi setahap. Sesuatu hal yang aneh jika Kamu bermimpi terlalu tidak masuk akal, contoh  Kamu telah lulus kuliah dan memulai bisnis Kamu sendiri dimulai dari modal dengkul. Kamu memiliki mimpi dalam waktu 3 minggu, cabang bisnis Kamu sudah tembus 100 cabang di seluruh Indonesia. Bukannya itu tidak mungkin terjadi, tapi itu hal yang sulit diwujudkan!

Bermimpi tahap demi tahap membuat Kamu semakin bergairah mewujudkannya. Memang perlu, Kamu memiliki mimpi besar Kamu. Misalkan tadi, memiliki 100 cabang di seluruh Indonesia, tapi tempatkan mimpi besar itu di fase ujung misalnya. Atau kalau dari segi waktu, tempatkan itu di mimpi Kamu 5 tahun kemudian misalnya.

Tugas Kamu selanjutnya, cacah atau bagi mimpi 5 tahun Kamu ke target-target Kamu pertahun. Misalkan, sekarang tahun 2016, tahun 2017 Kamu berhasil membangun cabang 10 dulu, tahun 2018 tumbuh menjadi 40. Di tahun selanjutnya, tembus di angka 75 cabang. Dengan begitu, Kamu pun clear dalam proses mewujudkan mimpi-mimpi Kamu.

Di akhir artikel ini, kami dan Kamu tentunya yakin bahwa  jalan setiap mimpi orang berbeda-beda. Karena berbeda itu pula lah, kita tidak bisa menghakimi mimpi kita atau mimpi rekan-rekan Kamu tidak tepat atau kurang sesuai, semua dikembalikan dari yang empunya mimpi.

Dan hal yang paling penting adalah, tanggung jawab. Orang-orang sukses berani mengambil tanggung jawab kegagalan mereka, bukan menyalahkan orang lain, kondisi ekonomi, teknologi informasi, bahkan Tuhan sekalipun. Jadilah pribadi yang kuat dengan terus bermimpi dan mewujudkannya, serta ambilah tanggung jawab Kamu. Karena sukses dan tidak sukses merupakan tanggung jawab masing-masing.

Selamat BERMIMPI dan mewujudkannya yah dan SUKSES menyertai Kamu!

  • view 252