Pecundang di Satu Sisi

Kang Muvti
Karya Kang Muvti Kategori Motivasi
dipublikasikan 11 Oktober 2016
Pecundang di Satu Sisi

Aneh bin ajaib, ketika ada orang yang mentertawakan kita karena kegagalan kita terhadap suatu hal, lantas kita di bilang pecundang. Beribu emosi bergemuruh mungkin yang terkuak di dada kita, ada sahabat kita yang bilang “Kaya gini aja nggak bisa” (baca:pecundang).  Mungkin Anda salah satu diantaranya, yang bakal naik pitam, ketika teman Anda dengan seenaknya mengejek Anda dengan kata yang pasti kamu nggak suka… yaitu PECUNDANG.

Lantas apa yang salah dengan kata itu. Terkadang kita mempersepsikan sebuah kata dengan klaim itu positif, itu negatif. Itu baik, dan itu salah. Dan itu adalah definisi dari kesimpulan yang kita lakukan dalam pikiran kita.

Kalau Anda memilih diantara kedua kata itu pasti Anda akan pilih menjadi seorang PEMENANG. Bukan PECUNDANG. Betul?

Padahal Tuhan menciptakan sebuah arti setiap kata mempunyai makna yang positif, baik dan memberdayakan asal kita mau berpikir, cuma manusia saja yang menglabelkan menjadi negatif atau tidak baik.

Contoh, kata benar dan salah.. kita sendiri mennggakui bahwa kenyataannya, kata ‘BENAR’ itu positif, dan kata ‘SALAH’ itu negatif. Padahal, ada sebuah iklan yang sangat cantik menyatakan, “kalau tidak ‘salah’ maka tidak belajar.”

 Jadi, kalau Anda mau banyak belajar, maka sering-seringlah berbuat ‘salah’. Karena pembelajaran paling hebat ketika Anda melakukan kesalahan, lalu Anda memperbaikinya. Sekarang kita bareng-bareng analisis. Menurut Anda kata ‘SALAH’ di kalimat tadi, maknanya jadi berubah kan?

Kembali lagi dengan kata PEMENANG dan PECUNDANG. Lihat lah sejarah orang-orang  sukses, mereka pernah menjadi seorang PECUNDANG. Bahkan awalnya dilahirkan sebagai seorang PECUNDANG (misal : nggak punya apa-apa, nggak punya teman, kegagalan dalam bisnis, dsb). Lalu karena mereka berubah mindsetnya (pola pikirnya) tentang PECUNDANG akhirnya mereka menjadi PEMENANG.

Atau lihat saja legenda basket dunia, Michael Jordan. Siapa yang tidak kenal dia. Dia PEMENANG di bidang basket. Tapi ketika ada kesempatan Taufik Hidayat menantang maen bulutangkis. Michael Jordan akan menjadi PECUNDANG. Taufik Hidayat akan menjadi PEMENANG di bidang bulu tangkis. Atau Tiger Wood (ahli golf) itu diajak main tennis sama Yayuk Basuki wanita terkenal di Indonesia di bidang tennis. Anda pun akan paham siapa yang menjadi PEMENANG dan siapa yang menjadi PECUNDANG.

Memang sebagian kecil orang ada yang dilahirkan sebagai orang yang serba bisa. Tapi percayalah itu sedikit jumlahnya. Rata-rata kita akan menjadi PEMENANG di beberapa bidang tertentu, dan menjadi PECUNDANG di bidang yang lain. Karena orang HEBAT hanya mengusai beberapa bidang  tertentu dan ternyata PECUNDANG di banyak bidang lainnya. jadi, jangan marah lagi ketika di ejek sama temen Anda, bahwa Anda PECUNDANG. Tinggal bilang, “ya benar saya PECUNDANG di bidang itu… tapi saya PEMENANG di bidang ini…”  its so simple kan ?

Akhir kata smart lah dalam bersikap dan berpikir, dan jadilah seorang pemenang, dan disaat yang bersamaan menjadi pecundang di sisi yang lain.

  • view 302