Your My Kurma of My Eyes?

Entahlah ~
Karya Entahlah ~ Kategori Puisi
dipublikasikan 30 Januari 2016
Coretan untukmu

Coretan untukmu


Shareen

Kategori Acak

1.8 K Hak Cipta Terlindungi
Your My Kurma of My Eyes?

Kita tak pernah mengambil apa apa dan tak ingin mengganggu siapapun.
Kamu jadi begitu berharga buatku meski mengaku meragukanku.

Ku menitipkan rasa pada semesta dan tak berani berharap kau mau membacanya.

Mimpi mimpi ajaib kerap melintas dalam percakapan, yang selalu ku abaikan kemudian.

?Biar saja alam mengaturnya.

Dan tampaknya, kini ku harus kembali lagi ke titik awal perjumpaan
Kalau boleh memilih, mungkin aku akan tak beranjak kemana mana,? karena sebenarnya aku ingin membenamkan kepala lebih dalam di dekapmu?.

Tapi apa yang bisa ku lakukan ketika waktu memutuskan untuk beranjak meninggalkan ku.

Yang telah tak lagi bisa pergi kemana mana?.

Hatiku ingin berdiam selamanya di hatimu???.

Bilamana ada yang lebih kuat menjagamu, aku mengerti!!!!!!!!!!!


Karena??? Setiap kepingan hati menyimpan keinginan

Ada banyak jalan yg luas untuk meninggalkanmu dan ada jalan yang sempit untuk mencintaimu dan aku memilih jalan sempit itu.....

Aku ingin... aku ingin...........

Tapi bolehkah aku berharap setitik kesabaran darinya untuk menunggu???

Kalupun tak bisa.... aku pastikan bahwa dia akan mendapatkan apa yg terbaik, meski itu bukan aku...

Sudah berapa kali aku menulis akan meninggalkanmu? Tidakkah kau mengerti itu selalu coba kulakukan, tapi tetap saja aku menulis lagi untuk tetap memperjuangkanmu?

Jika hidup dalam kenangan terus mau sampai kapan kamu menemukan kebahagiaan? jangan sampai kenangan kenangan itu membuat kamu tidak dapat menikmati hidup yg lain. sayang sekali hidup dalam mimpi karena hidup ini jauh lebih baik jika kita mampu merelakan apa yg memang bukan milik kita. jika memang milik kita, sesulit apa pun jalannya pasti tetap akan menjadi milik kita..

Cinta selalu akan menemukan jalannya sendiri

Kuingin memulakan hari

Tanpa meninggalkan senja

Dengan ujung jemari yang masih menyentuh embun dan semburat emas bulan memayungi jiwa
dengan lirih, tapi sekuat tenaga

Aku cinta kau

Segenap jiwa raga

  • view 167