Hanya Catatan

Entahlah ~
Karya Entahlah ~ Kategori Agama
dipublikasikan 28 Januari 2016
Hanya Catatan

Hanya Catatan


Corat - coret

Kategori Acak

8.8 K Hak Cipta Terlindungi
Hanya Catatan

Jika telah terjadi akad pernikahan dengan syariat Allah Ta?ala yang suci. Suami adalah suami yang terakhir seorang wanita, maka ialah yang menjadi suaminya di surga. Yang shahih dalam masalah ini bahwa wanita adalah untuk suami terakhirnya, bukan karena alasan fisik yang paling bagus akan tetapi karena ia adalah suami yang paling terkahir.

Jika ia (wanita tersebut) hanya mempunyai satu suami tidak ada yang lain sampai ia meninggal atau suaminya meninggal dan ia tidak menikah lagi. Maka perkaranya jelas dan gamblang yaitu ialah suaminya di surga, ?jika sepasang suami ?istri tersebut merupakan penghuni surga.

?

Nasehat bagimu:

1.engkau menjauhi kehidupan wanita tersebut, jangan sampai engkau menjadi sebab kerusakan, merusak rumah tangganya dan menggangu keluarga dan pikirannya.

2.engkau berhenti memikirkannya, jangan engkau siksa dirimu sehingga bisa menyebabkan engkau tertimpa penyakit seperti depresi dan cemas yang bisa menimbulkan penyakit badan

3.jalanilah hidupmu, engkau cari istri shalihah yang bisa menjaga dirimu dan agamamu, bisa membuahkan kehidupan yang berguna dan bermanfaat. Engkau bentuk kelurga yang shalih, mendidik keturunan yang baik. Hal tersebut baik bagi agama dan duniamu daripada engkau hidup dengan angan-angan (terhadap wanita tersebut) yang bisa menimbulkan rasa pedih.

4.ketahuilah bahwa surga bukanlah tempat bertemu orang yang sedang dimabuk cinta. Dan ini adalah bentuk hubungan yang diharamkan antara engkau dan wanita tersebut. Tidak akan terjadi di surga Allah Ta?ala.

?

Wanita tersebut telah mengambil jalannya, telah menikah dengan suami yang sah secara syariat. Janganlah engkau mencari-cari cara, mencari orang yang bisa memaksa keluarganya. Atau wanita yang tidak suka terhadap suaminya (mencari cara agar ia cerai dengan suaminya, pent). Kemudian engkau nikahi ia sebagai suami yang terakhir secara syariat. Tengoklah dirimu yang menyia-nyiakan umurmu dengan apa yang membahayakan dunia dan akhiratmu.

Semoga Allah menggantikan bagi engkau wanita yang lebih baik darinya.

  • view 164