GOmoveon

KakaEl Elna
Karya KakaEl Elna Kategori Motivasi
dipublikasikan 12 Mei 2018
GOmoveon

Seketika pertengahan bulan ini dipenuhi kabar suka dan duka dari pelajar, khususnya pelajar SMA yang dilema kebingungan memilih universitas pilihan.

      Sedikit aku bercerita mengenai problem solving dari permasalahanku tahun lalu saat menjadi siswi SMA tingkat akhir. "Bimbang" kata-kata itu yang sangat tepat untuk mewakili perasaanku. Tingkat percaya diriku terlalu tinggi sehingga keyakinanku memberikan persepsi nilai 100% untuk diterima di ptn pilihanku.

    Salah satu kota tujuan pendidikanku adalah Bandung, ya karena bandung kota yang amat disukai banyak orang.  "ITB" siapapun pasti tahu kalau kampus tersebut salah satu kampus pavorit di Indonesia. Awal aku SMA hingga akhirnya lulus ITB memang kampus yang aku impikan. Menuju pada fakultas FSRD membuat niatku bertekad bulat untuk terus mengasah kemampuan gambarku. Sayang seribu sayang pemilihan ptn pada gelombang dua setelah penyaringan ptn pertama berakhir, ketika memilih ITB. Kedua orangtuaku tidak mengijinkan kepergianku untuk menimba ilmu di Bandung. " untuk apa di Bandung, ipb pun dekat dan jaraknya terjangkau " ujar ayahku.

Perdebatan yang tidak bisa dibantah ketika mereka menginginkan yang terbaik. Seketika pengumuman SNMPTN tiba. Apalah daya ketika tulisan yang muncul di layar monitor hanya ucapan " selamat mencoba lagi ". Tak kuasa air mataku berlinang membasahi kertas pendaftaran ptnku. Perasaan hancur, kacau, putus asa, gundah, sedih, dan masih banyak lagi. 2 hari berturut-turut merenungkan kesalahanku atas penolakan ptn. Saat itu sahabat dan orangtuaku memberikan dukungan untuk mendaptar SBMPTN. Sama halnya dengan snmptn yang gagal dan gagal lolos.

      Keegoisan ini sangat membuncah, ketika teman yang sering tidur dikelasku diterima ptn, sedangkan aku tidak lolos snm dan sbm. Amat merasa bodoh dan sangat bodoh.

     Dukungan sahabat dan orangtua membuatku yakin bahwa kesempatan lain sedang menunggu. Alhasil aku mendaftarkan diri di PTS Trisakti. Alhamdulillah lolos seleksi beasiswa tingkat ke 2 dengan jurusan arsitektur. UMN juga memberikan kesempatan beasiswa padaku dengan jurusan arsitektur, ditambah kabar baik dari seleksi SNMPTN D3 aku diterima di Polmed Kreatif Jakarta dengan jurusan Fashion design. Awalnya kesedihan yang membingungkan dan berakhir dengan kebingungan yang menyenangkan. Alhamdulillah aku diterima di 3 kampus.

    H-4 mahasiswa baru Telkom University masuk asrama. Dengan situasi senjang, aku mencoba mendaftarakan diri dengan jalur CBT. Alhamdulillah aku lolos di jurusan Desain Interior. Kedua orangtuaku merundingkan kampus mana yang akan kupilih. Akhirnya aku memilih Telkom University karena berlokasi di Bandung. Melihat kampus lainnya yang berada di jakarta dan tanggerang, aku tidak mengenal siapapun disana.

       Hari H masuk asrama Telkom University, Universitas Trilogi memberiku kabar bahwa aku mendapatkan beasiswa yang lumayan besar disana. Apalah daya jika takdirku harus melanjutkan pendidikanku di Telkom.

      Satu bulan tinggal di asrama, aku sadar bahwa keegoisanku tidak baik. Aku sadar bahwa sukses bukan milik mereka saja yang berkuliah di PTN melainkan sukses milik kita semua yang bersumber dari kekuatan diri sendiri.

Jadi tips and trik buat teman-teman yang lagi galau PTN :

1. Sabar dan percaya diri

2. Banyak do'a, belajar dan berusaha

3. Coba jalur SBM atau jalur lainnya. 

4. Ingat kalau sukses berawal dari diri sendiri

* ptn/pts biasanya banyak buka jalur lain. Ada jalur tahfidz, simak, utul, dan masih banyak lagi.

Terimakasih

  • view 23