Sebuah tanya

Just KusmA
Karya Just KusmA Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 08 Mei 2017
Sebuah tanya

15 hari menjelang rencana lamaran kami.. Masih belum ada titik terang tentang rencana kami,  masih sangat abu2 di keluarga saya.  Yah.. Kekakuan komunikasi di antara keluarga kami kini menjelma nyata. Masih teringat kata-kata kakakku beberapa tahun silam,  bahwa pola komunikasi di keluarga kami sangat aneh,  serumah tapi kata yang tercipta bisa dihitung dengan jari.  Hal ini terbukti hari ini,  ketika suatu prosesi akan dilaksanakan,  belum ada tanda persetujuan dari salah satu kakakku.  Ego meraja,  tolong.. Tolong sampaikan tak setujumu dengan keputusan kami,  toh bukankah hal ini pernah kami utarakan kepadamu sebelumnya? 

Dan kau pun masih bungkam,  mencipta dinding yang semakin tinggi diantara kita. Bahkan kau menyuruh untuk memilih.. Haii.. Aku hanya ingin menikah,  aku ingin menikah karena Allah.  Aku wanita,  aku penuh dengan fitnah.  Aku... 

Baiklah,  pada detik ini aku mencoba untuk memahami kembali,  meraba bahwa ketidaksetujuanmu mungkin karena aku adikmu yang sebentar lagi akan menyerahkan sisa hidupnya pada lelaki asing,  mungkin saja kau tidak akan rela jika adikmu ini terjadi apa-apa.  

Tenang saja kak.. In Syaa Allah ini jalan yang telah kupilih melalui istikharah dan doa-doa lirihku.  

Tolong,  jangan semakin menambah ketakutanku dan keraguanku tentang kehidupan pernikahan setelah pertanyaan pertama Ibu tentang kesiapanku menikah di usia 30 tahun.  

Karena aku yakin,  aku akan menikah di tahun ini,  dengan seseorang yang akan dengan berani meminta kepada bapak dan ibu untuk melengkapi separuh agamanya.. 

  • view 37