Sepotong Imajinasi

Jufra Udo
Karya Jufra Udo Kategori Lainnya
dipublikasikan 05 Maret 2016
Sepotong Imajinasi

Bila menerkamu jadi hal terindah, aku akan menjamah namamu tiap malam. Dan ku umpamakan, tiap huruf namamu, ada helai rambut. Akan ku cium, dan getar wangi sampo helaian itu, kusambar dengan hirup.

Sesungguhnya, aku ingin engkau. Ingin sekali.

Kubawa engkau ke peraduan maya, mengeja lembar sejarah yang fantastis. Dari zaman ke zaman. Zaman baheula pun kita singgahi, hanya sekedar menonton pertikaian hewan-hewan kuno yang merebut posisi terkuat.

Lalu, ku seka air matamu, sebab karena desir angin yang rajin menyuap bulu-bulu matamu. Ku seka dengan helai-helai selendang yang aku tautkan dipunggungku. Aku betul-betul ibarat raja bila bersamamu.

Tautan selendang itu, sengaja aku pasang sebelum membawamu lintas zaman. Di pangkal tautannya, terpasang bongkahan emas warisan leluhur. Mahkota, sengaja aku tanggalkan dirumah, takut tersesat di satu zaman.

Setelah ku seka ....

Aku kembali membawamu ke tepian semak di desaku. Disana, aku memutar kembali cerita soal kakek-ku. Ia pernah bertarung dengan seekor anoa.

Hewan buas itu, tewas sekejap di tangannya, dengan senjata ala kadarnya. Beberapa orang memujanya, disahuti cerita beredar. Jikalau, kakek saya memiliki aji sakti ?olorondo?. Bisa tak terlihat dari pandangan mahluk.

Oya. Hentikan dulu. Usah aku berimajiner, buat kamu yang sering lalai menangkap makna! (*)

?

  • view 97