Menunggu 'Partai Tai Kucing'

Jufra Udo
Karya Jufra Udo Kategori Politik
dipublikasikan 26 Februari 2016
Menunggu 'Partai Tai Kucing'

Siapkah partai Anda dijuluki ?partai tai kucing??

Kita mesti berterima kasih kepada Partai Amanat Nasional (PAN) Sultra. Betapa tidak, dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) ke IV, salah satu pentolan partai ini sukses menggusur kebekuan dengan istilah, ?partai tai kucing?. Cukup runyam, garing, sekaligus jijik.

Benar, memang cukup runyam dan garing untuk dibincang. Alhasil, sekarang acap dibincang baik di dunia cyber maupun interaksi keseharian di dunia nyata. Saya jua kerap mendengarkan ini. Bukan lagi sekedar nguping, tapi ikut bertutur-wicara. Cukup jijik kadang, bila dibayangkan.

Partai tai kucing. Jika sebutan ini diucapkan kader kelas teri, mungkin saja saat itu juga terhapus dalam hitungan menit. Ini beda. Diucapkan oleh salah satu kadernya yang berlabel bupati. Samsu Umar Abdu Samiun (biasa disapa Umar Samiun), Bupati Kabupaten Buton.

Dari berbagai potongan narasi yang ada, cukup jelas, bila berkaca pada tradisi semantik. Umar Samiun membahasakan dirinya sebagai orang kuat dalam partai ini. Karenanya, masuk partai sekelas tai kucing pun, ia tetap juga jadi bupati. Saking merasa kuatnya, ia merasa berhak keluar dari partai, bila PAN dipimpin figur yang tak direstuinya. Semisal Asrun, yang nota-bene calon formatur sekaligus memilih dirinya sendiri dalam agenda Muswil tersebut. Sedangkan Umar Samiun Cs memilih ?yang lama?, Nur Alam untuk duduk kembali dipucuk pimpinan Dewan Pengurus Wilayah PAN Sultra.

?Partai tai kucing? laik disambut tepuk tangan. Umar Samiun tak salah dalam ucapannya. Sebagai seorang penguasa mesti harus merasa diri kuat. Jika tak seperti itu, bisa saja ia terjungkal.

Jika tak kuat pula, mana mungkin ia selamat ?lompat kiri-kanan? dari dugaan suap Akil Mochtar? Umar Samiun memang layak mengatakan itu.

Diketahui, saat ini, Umar Samiun masih ingin tampil dua periode. Karena itu, kita saksikan bersama prosesi Pilkada Kabupaten Buton, 2017 mendatang.

Kira-kira, adakah partai politik yang sudi dilabeli ?partai tai kucing? sesuai hasil calon kepala daerah yang dijaringnya? Kalau ada, mari melongo sama-sama sembari tutup hidung! (*)

  • view 207