Social INVESTMENT Saat Darurat

JoJo -
Karya JoJo - Kategori Psikologi
dipublikasikan 12 Februari 2016
Social INVESTMENT  Saat Darurat

Dalam sebuah latihan akhir bagi anggota pemadam kebakaran di Amerika, 2 orang siswa dilatih dalam sebuah simulasi yg dibuat mengandung bahaya. Sebut saja nama mereka, James dan Michael, diharuskan memasuki sebuah bangunan yg terbakar untuk menyelamatkan seorang korban yg diwakili oleh sebuah boneka seukuran manusia. Di mana letak boneka itu? Itu yg harus mereka temukan sendiri di dalam bangunan yg penuh api dan asap. Peralatan yg mereka gunakan tentu lengkap. Baju tahan panas dan tahan api yg melindungi seluruh bagian tubuh beserta helm pelindung kepala. Tabung oksigen dan masker yg melindungi seluruh muka agar mata tetap bisa melihat dan tetap bisa bernafas dalam ruangan yg terbakar dan penuh asap.

Namun 2 orang ini terkejut ketika saat mereka akan segera melakukan upaya penyelamatan itu, ternyata masker mereka sudah dicat hitam hingga mereka sama sekali tak bisa melihat apa pun. Para trainer telah mengecatnya agar ujian ini semakin berat karena dalam situasi yg sebenarnya asap yg pekat juga bisa menghalangi penghilatan. Segera setelah mereka menggunakan peralatannya, para trainer menginstruksikan bahwa cara memasuki gedung adalah dengan tetap bergandengan tangan untuk bekerja sama. Ketika di dalam gedung, salah satu, yaitu Michael harus berada di sisi dinding untuk memastikan jalan kembali bisa ditemukan ke pintu mereka tadi masuk dan James berusaha mencari korban di lantai dengan tetap bergandengan tangan agar tak berpisah. Api memang dibakar di beberapa bagian dalam gedung itu. Suara api yg berkobar terdengar keras sekali dan panasnya terasa menembus baju tahan panas mereka. Waktu yg diberikan adalah 15 menit untuk menolong korban itu, oleh karena itu mereka masing-masing hanya diberi oksigen sebanyak 20 menit.

Di dalam ruangan yg juga dipenuhi barang mereka mulai mencari dalam kegelapan dan dipenuhi suara api yg disertai panas yg menyengat. Sebagaimana diinstruksikan, salah satu dari mereka harus berusaha berada di dekat dinding sebagai patokan jalan keluar nanti. Hampir sepuluh menit James menggapai-gapai lantai dalam gelap sambil bergandengan tangan dengan Michael. Mereka belum juga menemukan boneka itu di lantai. Tiba-tiba alarm berbunyi dari tabung oksigen milik James yg bertugas mencari boneka. Itu tanda oksigen di dalam tabung hanya tinggal beberapa 2 menit lagi. Sebagaimana yg tadi diinstruksikan, alarm itu adalah tanda mereka harus segera keluar dari ruangan itu, karena memang dipenuhi asap. Tiba-tiba tanda tanya memenuhi kepala James, mengapa alarm ini berbunyi meski baru 10 menit? Adakah yg salah saat pengisian oksigen tadi? Apa yg harus saya lakukan? Bagaimana jika oksigen ini benar hampir habis? Bukankah tadi para trainer menginstruksikan untuk segera keluar dari gedung jika alarm oksigen berbunyi. Dicekam oleh kepanikan, James tiba-tiba saja lupa dengan Michael yg sibuk bertanya pada James, mengapa alarm oksigenmu berbunyi? Tentu saja James tak mendengarnya karena suara kobaran api yg begitu keras. James tiba-tiba melepaskan genggaman tangannya pada Michael lalu mencoba berjalan cepat ke arah yg menurutnya adalah arah pintu keluar, meski sebenarnya salah. Ia hanya tahu satu hal dalam situasi ini, bahwa ia harus cepat keluar dari dalam bangunan ini, namun ia melupakan beberapa hal lain, yaitu Michael yg menunggu tangan James untuk diraihnya dan dituntun ke pintu keluar. Namun James telah hilang dalam gelap dan ke arah yg menjauh dari pintu keluar. Ia sama sekali tak bisa mendengar namanya dipanggil oleh Michael. Jika James punya waktu 30 menit mungkin James akan menemukan pintu keluar pada akhirnya, namun James tak memiliki waktu sebanyak itu. Alarm oksigen menunjukkan, bahwa ia punya waktu hanya beberapa menit saja, tak lebih dari 2 menit. James berada dalam situasi yg benar-benar berbahaya. Tiba-tiba para trainer sudah berada di dalam gedung untuk menyelamatkan James keluar.

Wajah keduanya pucat, terutama James. Ia merasa gagal, karena melupakan instruksi penting agar tak melepaskan genggaman tangannya pada Michael. Tapi ia juga keheranan mengapa alarm oksigennya berbunyi sebelum waktunya. Lalu trainer menjelaskan, bahwa alarm James memang disetel untuk berbunyi pada menit ke-10. Ini simulasi yg di beberapa bagian memang tidak diberitahu sebelumnya agar siswa mendapatkan pengalaman yg lebih nyata tentang kepanikan. James merasa simulasi ini agak kejam, meski ia merasa beruntung juga bahwa ini cuma simulasi saja.

Simulasi ini menggambarkan apa yg disebutkan dalam buku The Happiness Advantage tentang pentingnya social INVESTMENT. Hidup tak selalu berjalan lurus dan mulus. Sekali-kali ada topan menghantam atau berkelok-kelok terjal. Saat darurat seperti itu datang, kita tak bisa sendirian menghadapinya. Kita membutuhkan social INVESTMENT agar pada saat darurat kita memiliki teman atau keluarga yg menguatkan, yg memberi rasa nyaman atau bahagia, sehingga kita tetap memiliki pikiran positif. Sebagaimana sudah diterangkan dalam tulisan-tulisan saya sebelumnya, pikiran positif tentu dibutuhkan agar otak tetap optimal bekerja sehingga kecerdasan tidak berkurang, bahkan kemampuan analisis dan memecahkan masalah tetap optimal. Your brain works significantly better at positive than at negative, neutral or stressed. Begitu kata Shawn Achor, penulis buku The Happines Advantage.

Sering perusahaan tidak menjadikan kebahagiaan karyawannya sebagai prioritas utama bagi perusahaan. Motivation training sering lebih utama, meski itu juga hampir sama karena menciptakan semangat atau pikiran positif juga. Jika karyawan memiliki motivasi yg kuat, maka mereka akan bekerja secara optimal. Namun Shawn Achor boleh disebut telah membangun sebuah gerakan positive psychology movement melalui ceramah-ceramah bergaya segarnya. Ia telah melakukan study terhadap ratusan mahasiswa yg sukses di Harvard University. Hasil studinya ini kemudian diajarkan sebagai Happiness Course yg populer. Ia pun sudah membawa hasil studinya ke dunia bisnis untuk mengajarkan bahwa positive thinking dan community building sangat penting untuk meningkatkan produktivitas perusahaan melalui penciptaan suasana bahagia dalam perusahaan.

Terminologi kebahagiaan sebenarnya terasa agak lunak di dunia bisnis yg sangat keras bersaing satu dengan lainnya. Meski demikian sudah terbukti beberapa perusahaan besar dan sukses yg justru melihat kebahagiaan sebagai alat yg penting untuk memajukan perusahaan. Salah satunya dilakukan oleh perusahaan Adobe System, sebuah perusahaa software terkenal di dunia. Donna Morris, SVP of human resources at Adobe Systems, beekerja sama dengan Swan Achor yg menunjukkan bahwa pekerja yg positive memiliki prestasi yg melebih pekerja yg negative sebesar lebih dari 30%. Mereka juga bahkan menurunkan biaya kesehatan.

Positivity atau pikiran positif atau juga kebahagiaan adalah jalan mulus untuk sukses. Google juga bisa menjadi salah satu contohnya. Manajemen yg innovative dari Google telah malahirkan produk-produk yg innovative juga. Google menyediakan hampir apa pun di gedung kantornya untuk semua pekerjanya. Dari mulai laundry, daycare, makan pagi, siang dan malam gratis, hingga ganti oli kendaraan. Semuanya disediakan dan ditujukan untuk menghasilkan tempat berkumpul, tempat social INVESTMENT diwujudkan dalam satu gedung di Google agar pikiran positif atau kebahagiaan bisa saling ditularkan dengan mudah.

Jika merasa sudah telah begitu banyak berinvestasi untuk karyawan. Jangan pernah lupa juga untuk berinvestasi yg bisa menghasilkan pikiran positif atau kebahagiaan, karena pikiran positif menghasilkan otak yg bekerja secara optimal.

(sumber gambar :?paisa.khabarindiatv.com)

  • view 149

  • M Rahardjo
    M Rahardjo
    3 bulan yang lalu.
    Halo saya Jojo Rahardjo penulis artikel ini. Sebenarnya saya sudah menulis 60 artikel tentang positivity atau kebahagian di Inspirasi.co ini. Namun entah kenapa cuma ada 10 di sini. Saya pun kehilangan password untuk masuk ke akun saya di sini.

    Tapi tak apa, karena saya sudah memposting ulang semua tulisan saya di https://kompasiana.com/mjr

    Silahkan kunjungi link di atas ya, dan simak berbagai cara untuk menjalani hidup yang lebih maksimal melalui riset-riset neuroscience atau riset-riset positivity.

  • Pemimpin Bayangan III
    Pemimpin Bayangan III
    1 tahun yang lalu.
    Bermanfaat... ^_ // Jika diperbolehkan, saya izin untuk menyimpannya, makasih banyak sebelumnya, salam...^_