aku tidak membutuhkanmu (lagi)

Jessica Nababan
Karya Jessica Nababan Kategori Kesusastraan
dipublikasikan 04 Maret 2016
aku tidak membutuhkanmu (lagi)

kamu seperti sekotak biskuit dijemariku

yang sudah dikerubungi semut

masuk ke mulutku

sampai semut-semutnya aku lumuri dengan liur

hingga?habis tertelan di dalam kerongkonganku

adakah aku mengeluh?

?

aku yang bodoh?

atau terlampau berhati malaikat?

memaafkanmu tanpa berfikir?ba bi bu

menerimamu dengan tanpa menguji?ini itu

?

kamu itu tidak beda dengan telepon genggamku

tahu kan layarnya sudah retak? hingga mengetik huruf Y dan P menjadi PR besar

kerusakan sim card yang tidak bisa menerima signal provider

dan keadaan yang cukup sering reboot secara tiba-tiba

persis dengan naik turunnya komitmenmu pada kita

apa lantas aku membuangmu?

?

aku yang polos?

atau aku yang sangat teramat naif?

menatap pupil matamu

berharap ada sihir magic pada?esok hari

merubah tingkahmu?untuk kita

?

apa kau masih belum paham juga kata-kataku ini??

?

pernah merasakan rintik hujan setajam ujung pulpen?

tahu rasanya kedinginan sampai menggigil?

?

aku tahu merasakannya

hingga baju yang melindungi bagian vitalku bisa diperas

aku menunggumu kuatir pada kelanjutan kita

menunggu "kedewasaaanmu" yang rajin mencemooh kekuranganku

?

tapi dia yang kutunggu tidak pernah datang

bahkan tidak rela untuk meminta maaf

?

kau sangka hatiku ini apa?

karet yang bisa kau tarik sepanjang dan selebar yang kau mau

lalu?saat ia terputus

membuangnya adalah kewajaran

?

aku bawakan padamu siapa diriku yang sebenarnya

kejujuran tergelap yang tidak semua orang tahu

aku juga tidak sangsi memberikanmu kunci

yang dapat membuatmu masuk jauh pada ruang ruang kehidupanku

?

apa itu?semua masih tidak ada harganya?

?

baiklah jika diam-mu adalah hal yang dapat membenarmu pada segala yang terjadi

aku tidak akan lagi mengajukan pertanyaan padamu

?

tentang apakah kau menyesali perbuatanmu?

atau sebenarnya, pernahkah kau mencintaiku??

?

kali ini, pada detik yang berdetak

aku memerintahkan jiwaku

untuk melupakan segala hal yang berlalu

pada masa itu, pada lelaki itu, dan segala janji yang pernah diucapkan waktu itu

?

enyahlah cinta yang lebih senang membawa duka

aku tidak berfikir untuk mengenangmu lagi

meski hanya semenit dalam 86400?detik yang berjalan

?

?

?

  • view 191