Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Kesusastraan 4 Maret 2016   03:09 WIB
aku tidak membutuhkanmu (lagi)

kamu seperti sekotak biskuit dijemariku

yang sudah dikerubungi semut

masuk ke mulutku

sampai semut-semutnya aku lumuri dengan liur

hingga?habis tertelan di dalam kerongkonganku

adakah aku mengeluh?

?

aku yang bodoh?

atau terlampau berhati malaikat?

memaafkanmu tanpa berfikir?ba bi bu

menerimamu dengan tanpa menguji?ini itu

?

kamu itu tidak beda dengan telepon genggamku

tahu kan layarnya sudah retak? hingga mengetik huruf Y dan P menjadi PR besar

kerusakan sim card yang tidak bisa menerima signal provider

dan keadaan yang cukup sering reboot secara tiba-tiba

persis dengan naik turunnya komitmenmu pada kita

apa lantas aku membuangmu?

?

aku yang polos?

atau aku yang sangat teramat naif?

menatap pupil matamu

berharap ada sihir magic pada?esok hari

merubah tingkahmu?untuk kita

?

apa kau masih belum paham juga kata-kataku ini??

?

pernah merasakan rintik hujan setajam ujung pulpen?

tahu rasanya kedinginan sampai menggigil?

?

aku tahu merasakannya

hingga baju yang melindungi bagian vitalku bisa diperas

aku menunggumu kuatir pada kelanjutan kita

menunggu "kedewasaaanmu" yang rajin mencemooh kekuranganku

?

tapi dia yang kutunggu tidak pernah datang

bahkan tidak rela untuk meminta maaf

?

kau sangka hatiku ini apa?

karet yang bisa kau tarik sepanjang dan selebar yang kau mau

lalu?saat ia terputus

membuangnya adalah kewajaran

?

aku bawakan padamu siapa diriku yang sebenarnya

kejujuran tergelap yang tidak semua orang tahu

aku juga tidak sangsi memberikanmu kunci

yang dapat membuatmu masuk jauh pada ruang ruang kehidupanku

?

apa itu?semua masih tidak ada harganya?

?

baiklah jika diam-mu adalah hal yang dapat membenarmu pada segala yang terjadi

aku tidak akan lagi mengajukan pertanyaan padamu

?

tentang apakah kau menyesali perbuatanmu?

atau sebenarnya, pernahkah kau mencintaiku??

?

kali ini, pada detik yang berdetak

aku memerintahkan jiwaku

untuk melupakan segala hal yang berlalu

pada masa itu, pada lelaki itu, dan segala janji yang pernah diucapkan waktu itu

?

enyahlah cinta yang lebih senang membawa duka

aku tidak berfikir untuk mengenangmu lagi

meski hanya semenit dalam 86400?detik yang berjalan

?

?

?

Karya : Jessica Nababan