pergilah jika harus demikian

Jessica Nababan
Karya Jessica Nababan Kategori Kesusastraan
dipublikasikan 01 Februari 2016
pergilah jika harus demikian

mereka bertanya padaku

dimana kamu?

ah bila jujur

dia sudah tidak lagi disitu

haruskah aku bilang kata "tidak lagi" atau "tidak sudi"

mungkin lebih tepat "sedang tidak berminat"

kita tidak pernah tahu apa yang terjadi ke depan bukan?

?

aku tahu perpisahan bukan hal yang mudah

aku menangis 14 hari terhitung sejak kepergianmu

entah itu sebuah prestasi atau kebodohan

sosok yang sering bertanya akitivitasku

meninggalkan pertanyaan besar pada benakku

apa alasan?Tuhan mempertemukan aku denganmu?

?

aku masih ingat

seberapa sering aku menengok ponselku

dan tidak menemukan apa apa disana

ya memang beberapa kali ada pesan

tapi itu pesan marketing dari beberapa restoran cepat saji

bukan dari nama yang seenaknya masuk dalam tidurku

?

hei masih ada lagi

ada beberapa tindakanmu yang jauh lebih manis dari sesendok gula

aku menatapmu hingga lupa berkedip

objek kesukaanku kala itu

apa saat ini kamu juga mengingat hal-hal lucu tentang aku?

?

atau tentang aku yang berpotensi menjadi "kesayangan abadimu"

entah gombalan dari mana yang kamu dengar lalu aplikasikan padaku

kata-kata itu?terdengar bergaung hingga?menyisakan sepi

?

mungkin aku tidak akan pernah tahu alasan mengapa harus mencintaimu

alasan tertawaku sangat keras saat itu

dan tangisku memerihkan kelopak mataku

tapi yang pasti bayanganmu kelak akan benar-benar berlalu

seperti bis yang melewati halte

sempat membuatku melonjak, berdiri, dan berkata "akhirnya :)"

namun aku ternyata harus membiarkannya pergi

hingga wujudnya hilang dengan sendirinya

?

ya yang aku tahu?saat ini

tujuanku tidak tertera pada arah?bis itu berjalan kini

?

gambar diambil dari?http://7-themes.com/6976877-sunset-straight-road.html

  • view 222