Insiden

  Kurirperasaan063
Karya  Kurirperasaan063 Kategori Filsafat
dipublikasikan 10 Juni 2016
Insiden

Keningmu bagaikan lantai yang dingin dalam sebuah sujudku
Matamu selalu menghunusku dalam keinginan yang berulang
Rasa perih, luka terurai, jarak membentang
Bibirmu dalam juntai merona
Parasmu dalam terpa cahaya senja
Dekap debur ombak
Semilir dalam suasana basah yang berkilauan
Alismu selalu nampak seperti pergelangan tanganmu yang mengulur
Mengajak genggam jemari lentik milikmu

Adakah perasaan lain sebelum berjumpa?
Apakah ketiadaan akan menjadi nyata dalam usaha dan doa?
Kuyakin diantara jiwa dan raga kita akan berpadu
Dalam waktu yang selalu habiskan apa yang kita dapati dan kita cari

Aku adalah rantau yang sejauh mata berkedip
Aku adalah kerlingan serta kecup pamit terakhir dari sebuah perjalanan hatimu
Hatimu yang mulai ramai seusai lentera wajahku menerangi setiap sudut dirimu..

07062016%bagusnoer*kurirperasaan

Hanya sekilas tentang aksara huruf yang menempati ruangnya
Selamat berpuasa..