PERANAN DAN PERLINDUNGAN HKI

Jessie Cinda
Karya Jessie Cinda Kategori Enterpreneurship
dipublikasikan 06 September 2017
PERANAN DAN PERLINDUNGAN HKI

Hak Atas Kekayaan Intelektual merupakan hak yang diberikan kepada orang-orang atas hasil dari buah pikiran mereka. Biasanya hak eksklusif tersebut diberikan atas penggunaan dari hasil buah pikiran si pencipta dalam kurun waktu tertentu. HAKI adalah hak yang berasal dari hasil kegiatan kreatif suatu kemampuan daya pikir manusia yang diekspresikan kepada khalayak umum dalam berbagai bentuknya, yang memiliki manfaat serta berguna dalam menunjang kehidupan manusia, juga mempunyai nilai ekonomis.

Hak cipta adalah hak ekslusif bagi pencipta atau penerima hak cipta untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberi izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan undang-undang hak cipta yang berlaku.Dalam Pengertian hak cipta, pemahaman yang benar tentang ruang lingkup hak cipta diperlukan untuk menghindari adanya kerancuan pengertian hak cipta yang sering terjadi di masyarakat Indonesia. hak cipta yang berkaitan dengan banyaknya produk budaya bangsa yang diklaim pihak asing, beberapa kalangan minta agar Pemerintah segera "mematenkan" hak cipta produk seni budaya tersebut. Dalam kasus hak cipta ini, istilah "mematenkan" tidak tepat, sebab "paten" hanya layak diterapkan bagi hak kekayaan industri, yaitu hak paten, bukan untuk hak cipta.

HAKI adalah Hak ekslusif yang diberikan sebagai hasil kegiatan intelektual manusia dan tanda yang digunakan dalam kegiatan bisnis dan termasuk ke dalam hak tak berwujud yang memiliki nilai ekonomi. HAKI adalah sistem yang memberikan apresiasi kepada para inventor, pendisain, pencipta dan pemegang karya intelektual lain.

Mengenai maksud perlindungan kekayaan intelektual lewat HKI pada umumnya mencakup :

1. berikan kejelasan hukum tentang hubungan pada kekayaan dengan inventor, pencipta, desainer, yang memiliki, pengguna, penghubung yang memakainya, lokasi kerja pemanfaatannya serta yang terima karena pemakaian HKI untuk periode waktu spesifik ;

2. memberi penghargaan atas satu kesuksesan dari usaha atau usaha membuat satu karya intelektual ;

3. mempromosikan publikasi invensi atau ciptaan berbentuk dokumen HKI yang terbuka untuk orang-orang ;

4. merangsang terwujudnya usaha alih info lewat kekayaan intelektual dan alih tehnologi lewat paten ;

5. memberi perlindungan pada peluang ditiru karna karya intelektual karna ada jaminan dari negara kalau proses karya intelektual cuma diberi pada yang memiliki hak.

Peranan HKI dalam pembangunan ekonomi tidak dapat diragukan lagi, karena berdasarkan data, negara-negara yang memiliki modal asset non fisik (modal intelektual) atau modal yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi menyumbangkan kekayaan yang jauh melebihi kekayaan yang berbasis fisik (Sumber Daya Alam). Sebagai contoh negara-negara besar seperti Amerika Serikat pada tahun 1980 memiliki asset pendapatan dari modal intelektual yang berbasis pengetahuan sebesar 36,5 % dari GNP nya, begitu juga dengan Jepang, Korea, Singapura. Mereka lebih maju dari pada negara Indonesia yang kaya akan SDA nya.

Kita juga bisa mendaftarkan HAKI di konsultan HAKI Patendo untuk brand atau merek usaha yang kita punyai. Untuk mengetahui informasi pendaftaran HAKI di Patendo silahkan buka https://www.hakkekayaanintelektual.com/

  • view 44