Perjuangan Bangsa

Josandy  Maha Putra
Karya Josandy  Maha Putra Kategori Puisi
dipublikasikan 27 Januari 2016
Perjuangan Bangsa

Perjuangan Bangsa

?

Tergores, terluka, rembesan air mata.

Bangsa terlunglai menikam paru jiwa.

Inlander modern, penderitaan rakyat.

Bangsa lain, sebut bangsa ini, pelayan.

Dan betapa berat rasa hati kami, menyaksikan bencana, mencabik-cabik bangsa ini!

?

Padahal lebih 8 windu 4 tahun lalu.

Gelombang asa jutaan rakyat, terjawab.

Untaian aksara proklamasi, simbol negara merdeka.

Bertahun-tahun lamanya, terjebak, dari rantai perenggut kebebasan.

Ya, kala itu bergelora rakyatnya, penuh API jiwanya!

Berkobar - kobar menyala dari relung kalbu.

Menegakkan tangan, bersuara 1 frekuensi, teriakkan kata merdeka!

Cita - cita bangsa, untuk kebahagiaan manusianya.

?

Negeri yang kaya, namun rakyatnya mengais.

Menapak jalan ketidakadilan.

Dalam onggok sisa - sisa kemurnian jiwa bangsa.

Dulu katanya, berat sama dipikul, ringan sama dijinjing.

Dulu katanya, bersama - sama hidup dalam 1 nafas merdeka.

Dulu katanya, our people is our main priority.

?

Padahal tidak!

?

Sungguh, Tuhan menguji bangsa kita.

Tak mengenal kata lelah, tiap bencana berganti unjuk kuasa.

?

Apakah ini pertanda bangsa yang lemah saudara - saudara?

?

Tidak, sekali lagi tidak!

?

Bahwa setiap perjuangan hidup, di semak bumi khatulistiwa.

Adalah pertanda, penggemblengan Tuhan, menjadi sebuah bangsa yang besar!

Setiap ketar - ketir melanda negara kita, adalah bentuk struggle to survive.

Tiada mungkin, bangsa yang kerjanya diam-diam, tenang-tenang, manja-manja pada nafsu.

Bangsa yang tanpa merasakan amukan kerasnya dunia mampu memahami nilai sejati perjuangan.

?

Maka yakinlah! Kita bukanlah bangsa tertindas

Bukan bangsa melarat

Ini bentuk, PERJUANGAN bangsa kita!

?

Kita bernafas karena darah pejuang

Karena itu jangan menyerah, jangan menyerah,

?

Karena pasti ada masanya.

?

Bahwa bangsa kita, akan harum namanya bak bunga mawar!

Tertancap, hidup bernyawa di gurun pasir.

?

Perjuangan kita mesti konsisten, untuk Indonesia yang lebih baik.

  • view 78