Yah, aku...

Itsam Samrotul F
Karya Itsam Samrotul F Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 01 April 2016
Yah, aku...

Rindu.. aku rindu ayah..

Itu mungkin yang ingin aku sampaikan. Tepat ditengah keheningan, ada sosok yang membisik dari jauh. Siapa disana malam-malam seperti ini?

?

Ini hanya satu ungkapan untuk ayah. Aku tak tertahan untuk berucap tentang ini, tentang Ia.?

?

????

?

Ayah, sudah terlelapkah??

Yah, aku.. aku bingung dari mana harus memulai mengungkapkan apa yang menjadi sesak ini. Mengagumimu adalah hal yang yang tak pernah membuatku bosan. Aku kangum semua tentangmu. Tawamu, candamu, pribadimu, sikapmu, semuanya. Yah, aku selalu saja kalah saat melihatmu tertidur lelap. entah itu siang, malam atau kapanpun. Aku... aku tak bisa membayangkan sebesar apa beban yang diam di pundakmu. Hingga mengganggu tidur singkatmu.?

?

Yah, aku mencintaimu sungguh. ?Aku benar-benar tak ingin melukaimu, apalagi melihatmu terluka. Tak ingin lebih banyak lagi membebanimu, sungguh. Tak usahlah kau pikirkan banyak hal tentangku. Karena aku sangat tahu, diammu lebih dari tanda kasihmu.?

?

Yah, aku hanya minta, tolong jaga kesehatan mu, jaga pikiran dan kestabilanmu. Aku tahu kini kau tak semuda dulu. Aku hanya minta, tolong hadir selalu lebih lama lagi. Hingga aku bisa memeluk mu erat seperti dulu kau memelukku. Aku tahu, belum banyak yang bisa kulakukan untukmu, jadi tolong, beri aku waktu untuk memberikan cinta yang masih malu ku ungkap ini. Agar aku bisa kembali menjagamu seperti dulu kau menjagaku.?

?

Dunia ini tiada indah jika tanpa ayah, sungguh. Ayah.. ayah.. semoga tuhan menganugerahkan kebahagiaan ?untukmu. Sekarang, hingga kelak kau benar-benar jauh dariku.

Anakmu.?

?

Tasikmalaya, 01 April 2016

21.10 WIB