Bertahanlah, Teruslah Berjalan

istighfarni wikana
Karya istighfarni wikana Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 03 Mei 2016
Bertahanlah, Teruslah Berjalan

Ada masanya ketika harus tetap berjalan ke depan. Sekalipun kabut menghalangi. Tak tampak apapun. Tak tahu apa yang ada di depan sana. Sendiri. Tanpa teman. Sering kali rasanya ingin berhenti saja. Namun berhenti hanya akan membuat diri terjebak. Terpuruk, jika terlalu lama. Pada akhirnya harus berjalan juga. Entah apa namanya ini. Keyakinan? Keberanian? Atau Keterpaksaan? Apapun namanya, itu bagus. Karena memaksa diri untuk terus berjalan.

Perjalanan ini bisa dibuat sulit. Pun bisa dibuat ringan. Terserah mau memilih yang mana. Terkadang, berat dan ringan hanyalah ilusi. Sekedar permainan perasaan. Hidup itu sudah dramatis. Namun kadang didramatisir oleh campur aduk perasaan. Dibumbui dengan percakapan imajiner dalam benak. Menyusun skenario kemarahan. Tak jarang bahkan kebencian. Membuat diri berkubang dalam derita. Sebuah ilusi yang dibuat sendiri.

Cukup sampai di sini. Itu adalah pilihan pribadi. Tak ada yang bisa memaksa untuk mulai berjalan. Atau tetap tinggal dalam ilusi. 

Tidak mudah. Namun tidak juga mustahil. Selangkah demi selangkah. Menata perasaan. Memilih pikiran. Belajar tersenyum. Menyapa diri. Sosok tangguh yang selama ini tersembunyi. Berkenalan dengannya. Dan bersiap-siap terperanjat. Terpesona. Ternyata ada. Bagian diri yang sangat indah. Yang bertahan melewati banyak hal.

Dan apakah dengan begitu semua telah berlalu? Mungkin. Untuk sementara. Ada satu saat diri merasa kuat. Berani menghadapi segalanya. Namun sesaat kemudian, kembali terhempas. Kembali ke titik nol. Seakan kekuatan dan keberanian yang terkumpul menguap begitu saja.

Tak mengapa. Semua berproses. Teruslah berjalan. Jatuh bangkit lagi. Dan kembali berjalan. Bertahanlah.

Ada masanya ketika harus tetap berjalan ke depan. Sekalipun kabut menghalangi. Pun ada masanya kabut akan menghilang. Dan segala sesuatu terlihat lebih jelas. Maka bertahanlah. Teruslah berjalan. 

 

2016-05-03

  • view 145