Pelajaran dalam Sebuah Kisah

Pelajaran dalam Sebuah Kisah

Ismail Raji Al Faruqi
Karya Ismail Raji Al Faruqi Kategori Agama
dipublikasikan 22 Oktober 2016
Pelajaran dalam Sebuah Kisah

Kisahnya sering menjadi dongeng tidur anak-anak. Tapi, ketika dewasa mereka hanya ingat akan kisahnya dan lupa akan hikmahnya.

Beberapa orang berpolemik terkait maknanya. Kata "namlah" yang menjadi perdebatan, perlu diartikan sebagai muannats (perempuan) atau mudzakar (laki-laki).

Namun, dibalik itu semua. Hal yang mesti difahami adalah hikmah yang tersurat padanya.
Sebuah kisah yang mengajarkan makna kehidupan, yang memberikan pelajaran tentang rasa syukur.

(حَتَّىٰ إِذَا أَتَوْا عَلَىٰ وَادِ النَّمْلِ قَالَتْ نَمْلَةٌ يَا أَيُّهَا النَّمْلُ ادْخُلُوا مَسَاكِنَكُمْ لَا يَحْطِمَنَّكُمْ سُلَيْمَانُ وَجُنُودُهُ وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ * فَتَبَسَّمَ ضَاحِكًا مِنْ قَوْلِهَا وَقَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَىٰ وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ)
[Surat An-Naml 18 - 19

"Sehingga ketika sampai mereka pada sekumpulan semut. Berkatalah pimpinan semut; "masuklah kalian wahai para semut ke sarang-sarang kalian jangan sampai kalian terinjak oleh Sulaiman dan bala tentaranya sedangkan mereka tidak akan menyadarinya. Maka dia tersenyum sambil tertawa karena ucapan pimpinan semut itu. Dan dia pun berdoa: "Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh". [AnNaml 18-19]

Semoga kisah ini bukan hanya menjadi dongeng sebelum tidur saja sehingga kita melupakan hikmah besar di dalamnya. Semoga kita bisa menjadi manusia yang selalu menyadari makna hidup ini dan bersyukur atas segala nikmat dari Allah swt..

  • view 309