Incredible63

Irma Rahmatiana
Karya Irma Rahmatiana Kategori Project
dipublikasikan 22 Mei 2018
The Incredible Journey

The Incredible Journey


Catatan perjalanan ketika saya menjalani internship di tempat yang banyak memberikan saya pelajaran tak hanya mengenai pekerjaan, persahabatan, cinta bahkan agama.

Kategori Petualangan

5.1 K Hak Cipta Terlindungi
Incredible63

Incredible63

Lagi, cerita tentang cowok India…

                Aku seperti bermimpi ketika mendengar suara seorang cewek “mengadu” kepada Amal. Kami sedang di intern house minggu ini, ingin menghabiskan waktu weekend bertemu dengan para interns. Summer di intern house memang agak sedikit "menyiksa", hanya ada beberapa cooler yang diharapkan bisa meredam panasnya India dikala musim panas. Bajuku basah kuyup oleh keringat di dalam ruangan yang panasnya minta ampun, tapi mataku yang tak bisa kompromi tetap saja tertutup, hanya samar-samar kudengar dia bercerita dengan semangatnya.

Aku yang tadinya hanya ingin tidur terbangun juga akhirnya mendengar betapa "serunya" (lebih tepatnya mengerikan sih)  cerita tentang cowok India. Dikisahkan tadi malam dua intern cewek asal Rusia dan Bolivia diundang untuk menghadiri Indian wedding. Mereka datang tentu saja dengan cowok India. Singkat cerita mereka menyaksikan upacara pernikahan ala India mulai dari jam sembilan sampai dengan selesai. Setelah itu mereka pun di dropp pulang oleh cowok-cowok yang mengajak mereka ke pesta kawinan tersebut. Dan dijalan persis terjadi “modus operandi” yang sama dengan apa yang terjadi kepada aku, Nicole dan Mila tempo hari, yaitu mereka menawarkan makan dan minum, tapi kali ini disertai dengan permintaan jalan-jalan. Dua orang cewek yang sudah kelelahan ini tanpa sadar terlelap tidur dan ketika mereka tersadar dan membuka mata mereka sudah berada di Shimla. God, how come??? bayangkan mereka sudah berada diatas pegunungan, hilli area dan lima jam dari Chandigarh !!!

Permintaan untuk segera pulang tak di gubris oleh cowok-cowok itu, hingga akhirnya dua orang cewek tersebut berteriak-teriak dan mengancam akan menelepon polisi, barulah mereka sedikit ketakutan dan berjanji akan memulangkan mereka tepat jam empat subuh teman-teman. Bayangkan, berjuang dengan cowok India diatas gunung dan high heels setelah kondangan bukanlah memory yang indah untuk dikenang.

Keesokan harinya aku berbincang dengan seorang teman baik, lelaki India yang tak segan menunjukkan "keburukan" negaranya sendiri dan berbicara panjang lebar mengenai hal ini di ruang chatt. Dia berkata bahwa pada dasarnya cowok-cowok India tidak mempunyai kesempatan yang banyak untuk mengenal perempuan karena system arrange marriage yang masih berlaku di India, sehingga jika dia melihat cewek-cewek apa lagi cewek berkulit pucat, mata nya melongo seperti kucing melihat ikan dan siap untuk diterkam.

Lelaki India pun cenderung melebih-lebihkan tentang semua hal berkaitan dengan perempuan. Misalnya, jika dia menyentuh tangan seorang wanita maka dia akan bercerita ke orang-orang bahwa dia telah mencium wanita tersebut. Jadi, bisa dibayangkan kalau mereka berhasil mencium seorang cewek, maka pengakuannya akan jauh diatas itu.

  • view 17