Pidato Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 H (Part 1)

Irfan Ansori
Karya Irfan Ansori Kategori Agama
dipublikasikan 10 September 2018
Pidato Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 H (Part 1)

Perisitwa Hijrah merupakan peristiwa penting dalam ajaran Islam.

Perisitwa Hijrah merupakan fase awal dari perkembangan pesat agama Islam.

Karena tidak semua pengikut nabi bersedia untuk hijrah, karena pelbagai pertimbangan seperti takut akan kehilangan harta, kedudukan serta apapun.

Maka dari itu, orang yang berhijrah pastilah orang yang benar-benar beriman dan yakin atas janji dan pertolongan Allah.

Peristiwa legendaris hijrah ini pun diabadikan dengan dijadikannya peristiwa tersebut sebagai awal penanggalan dalam agama Islam, pada masa Umar bin Khattab.

Sudah banyak tentunya kisah yang menjelaskan tentang hijrah, namun kita akan mencoba membahas hijrah menurut ayat-ayat yang disampaikan oleh Alquran, oleh Ust Irfan Ansori S. Sy berikut ini.

  1. Karunia bagi yang Hijrah di Jalan Allah SWT

Qs. An-Nisa [4]: 100

وَمَنْ يُهَاجِرْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يَجِدْ فِي الْأَرْضِ مُرَاغَمًا كَثِيرًا وَسَعَةً ۚ وَمَنْ يَخْرُجْ مِنْ بَيْتِهِ مُهَاجِرًا إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ ثُمَّ يُدْرِكْهُ الْمَوْتُ فَقَدْ وَقَعَ أَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

"Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak. Barangsiapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), maka sungguh telah tetap pahalanya di sisi Allah. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

Seorang muslim boleh melakukan hijrah jika dirasa negeri atau tempat yang didiaminya saat ini telah kacau balau oleh kemaksiatan serta kezaliman. Tidak bisa terhindar, maka diperbolehkan untuk pergi ke tempat Allah yang maha luas. Lalu membangun kehidupan yang baru sembari tentunya berkomitmen untuk menjalankan kehidupan yang baik dan benar.

Kemudian, jika dalam perjalanan hijrah seseorang, baik dari satu tempat ke tempat yang lain, maupun dari suatu keadaan kepada keadaan yang lain, maka dia akan dicatat sebagaimana niatnya, yakni berhijrah. Maka dari itu, berhak atas pahala besar di sisi Allah SWT.

2. Memperoleh Surga Jika Hijrah Karena Allah SWT

Qs. Ali Imran [3]: 195

فَاسْتَجَابَ لَهُمْ رَبُّهُمْ أَنِّي لَا أُضِيعُ عَمَلَ عَامِلٍ مِنْكُمْ مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَىٰ ۖ بَعْضُكُمْ مِنْ بَعْضٍ ۖ فَالَّذِينَ هَاجَرُوا وَأُخْرِجُوا مِنْ دِيَارِهِمْ وَأُوذُوا فِي سَبِيلِي وَقَاتَلُوا وَقُتِلُوا لَأُكَفِّرَنَّ عَنْهُمْ سَيِّئَاتِهِمْ وَلَأُدْخِلَنَّهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ ثَوَابًا مِنْ عِنْدِ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الثَّوَابِ

 "Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman): 'Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain. Maka orang-orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, pastilah akan Ku-hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan pastilah Aku masukkan mereka ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, sebagai pahala di sisi Allah. Dan Allah pada sisi-Nya pahala yang baik'."

Pahala hijrah tentu tidak bergantung pada laki-laki atau perempuan, karena pastilah keduanya saling berhubungan. Karena laki-laki berasal dari perempuan, juga perempuan berasal dari laki-laki.

Pahala bagi orang yang berhirah (kalau saat ini memutuskan untuk resign) atau diusir dari kampung halamannya (saat ini bisa dipecat terpaksa karena ingin melaksanakan ibadah saat bekerja), atau yang disakiti di jalan-ku (mereka yang terpaksa teraniaya), serta dibunuh dalam peperangan (yang pada akhirnya harus berakhir tragis), maka mereka berhak atas pahala besar hijrah mereka.

Yakni surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, sebagai pahal dari sisi Allah SWT. Tidak terasa kiranya kepedihan sebentar di dunia, jika gambaran atau pahalanya sebesar gambaran ayat tersebut.

3. Memperoleh Kebaikan Dunia dan Akhirat jika Hijrah karena Allah SWT

Qs. At-Taubah [9]: 20-21

لَّذِينَ آمَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ أَعْظَمُ دَرَجَةً عِنْدَ اللَّهِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَائِزُونَ يُبَشِّرُهُمْ رَبُّهُمْ بِرَحْمَةٍ مِنْهُ وَرِضْوَانٍ وَجَنَّاتٍ لَهُمْ فِيهَا نَعِيمٌ مُقِيمٌ

"Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan. (20) Tuhan mereka menggembirakan mereka dengan memberikan rahmat dari pada-Nya, keridhaan dan surga, mereka memperoleh didalamnya kesenangan yang kekal, (21)"

Orang-orang yang berhirah dan berjihad, mereka menahan perihnya perjuangan dalam prosesnya tersebut sehingga pantas derajatnya ditinggikan oleh Allah SWT. Seseorang akan mendapatkan pahala berdasarkan ujian keimanan yang didapatkannya.

Itulah mereka yang mendapatkan kebaikan di dunia (setelah berhijrah contoh dari dunia artis yang sering terbuka aurat), justru job atau pekerjaannya lebih banyak mendapatkan rahmat dari Allah SWT. Juga tentunya pula mendapatkan pahala di akhirat. Inilah contoh jihad yang sukses. Mudah-mudahan kita mendapatkan kesuksesan yang nyata pula.

4. Pahala Bagi Orang yang Hijrah Karena Fitnah

Qs. An-Nahl [16]: 110

ثُمَّ إِنَّ رَبَّكَ لِلَّذِينَ هَاجَرُوا مِنْ بَعْدِ مَا فُتِنُوا ثُمَّ جَاهَدُوا وَصَبَرُوا إِنَّ رَبَّكَ مِنْ بَعْدِهَا لَغَفُورٌ رَحِيمٌ

"Dan sesungguhnya Tuhanmu (pelindung) bagi orang-orang yang berhijrah sesudah menderita cobaan, kemudian mereka berjihad dan sabar; sesungguhnya Tuhanmu sesudah itu benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." 

Medan hijrah dan jihad memang tidak mudah, karena mereka terancam untuk mendapatkan cobaan (fitnah) yang bertubi-tubi, penindasan, kekerasan, serta penjauhan diri dari teman-teman lain, kemudian mereka pada akhirnya harus tunduk dengan hal tersebut.

Meski begitu, jika mereka sabar menjalani dan berjihad untuk itu, maka sesungguhnya Allah akan mendapatkan ampunan dan kasih sayang Allah, mereka tetap mendapatkan rahmat dari Allah SWT.

  • view 127