APA KATA MEDIA

Irfan Asyhari
Karya Irfan Asyhari Kategori Lainnya
dipublikasikan 07 Agustus 2017
APA KATA MEDIA

Di era digital seperti ini, kata Alfiyya Dhiya, platform media cetak dan media online sepertinya mulai tergerus atau bahkan tak lagi memonopoli dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Tak bisa dipungkiri, eksistensi media sosial seperti Facebook, WhatsApp, Instagram dan Twitter mengalahkan dua platform media massa itu (cetak dan online) dalam memberikan informasi. Media sosial justru dianggap dapat memberikan informasi utama yang belum diuji kebenarannya.

Inilah dampak dari pergerakan zaman yang dapat kita rasakan. Di mana masyarakat memang menginginkan sesuatu yang serba cepat tanpa memikirkan akurasi informasi yang diterima melalui media sosial. Pilihan kita hanya dua, berdamai dengan era digital dengan cedas bermedia sosial atau menjadi masyarakat yang tak acuh dan mengabaikan prinsip kebenaran informasi yang diterima melalui media sosial.

Para tokoh (opinion leader) yang ditengarai memiliki tingkat intlektual yang tinggi dibanding masyarakat biasa, hendaknya bisa cerdas menggunakan media sosial. Selain untuk menyebarkan informasi yang akurat, juga untuk memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tidak sembarangan menerima informasi yang disebar melalui media sosial.

Melalui edukasi dan literasi yang diberikan, baik di sekolah maupun di Pendidikan keluarga, masyarakat Indonesia diharapkan mampu cerdas memfilter informasi dari media sosial.

Dengan begitu, informasi dari berbagai peristiwa dengan dinamika sedemikian rupa tidak lagi ditelan mentah-mentah oleh masyarakat Indonesia.

  • view 52