Aku hanya mencintaimu 1-2 hari saja

Mafida Khoiriyah
Karya Mafida Khoiriyah Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 04 November 2016
Aku hanya mencintaimu 1-2 hari saja

Kadang aku berfikir mengapa mereka masih mengatakan cinta jika cinta itu hanya sebatas mencintai saja. Bahkan hidup itu perlu makan, bukan makan cinta karena tidak membuat kenyang

Mengapa kita dipertemukan dengan orang yang salah? Lalu Allah kirimkan dirimu disisiku. Tanpa peduli, bagaimana bejalannya waktu, tanpa peduli bagaimana caranya. Dan kau mengatakan kepada ku “karena ini takdir. Kita ikuti saja takdir Allah seperti apa dan bagaimana”

Aku hanya mencintaimu 1-2 hari saja semenjak pandangan ku dan pandangan mu pertama kali bertemu di kala itu, dibawah langit yang mendung lalu hujan dengan tenang sembari mendengar lantunan ayat al qur’an.

Aku hanya mencintaimu 1-2 hari saja selebihnya berjalannya waktu kita akan menjadi sahabat. Berjalan bebarengan menyusuri tempat angkringan, memakan gorengan tanpa takut badanku gemuk, mencicipi makanan jalanan yang banyak lemaknya. Karena aku tidak perlu tempat restoran yang mahal untuk kenyang. Apa bedanya nasi goreng angkringan dengan nasi goreng restoran sama sama nasi goreng. Tapi lebih enakan nasi goreng angkringan. Lebih banyak, lebih murah. Itu membuat ku kenyang

Aku hanya mencintaimu 1-2 hari saja selebihnya kita menjadi teman dekat, teman yang senang mendengarkan saat mengeluh

“aku sebel deh sama mata kuliahku, aku sebel dengan pekerjaan baruku atau sekedar mengomentari mbak mbak yang berpakaian sexy di pinggir jalan”

Aku hanya mencintaimu 1-2 hari saja selebihnya aku dan kamu menjadi tempat curhat

“kamu tahu betapa kejamnya temanku?” dan kita berkata “ini rahasia kita ya”

Aku hanya mencintaimu 1-2 hari saja selebihnya kita mengenang hal pertama kali bertemu

“kamu tahu awal mula kita ketemu”

Kamu menggeleng

“ternyata kita saling menanyakan ke orang yang sama. Aku menanyakan kepadanya tentang mu, dan kamu pun juga sama”

Lalu, obrolan kita berputar arah. Kesana kemari. Menghabiskan waktu tanpa kita tahu ada hati yang tersakiti dengan kita saling akrab.

Bahwa, cinta itu bukan seberapa kamu mempertahankannya tapi bagaimana kita mengelolanya agar ia tumbuh dengan subur dan memuliakan satu sama lain

Bahwa, cinta itu bukan untuk di cari melainkan dibentuk menjadi sahabat dekat dan saling merelakan agar bila salah satu pergi tak ada hati yang terluka

Bahwa, cinta itu tidak buta. Mengetahui mana nasi goreng mana friedrice. Mana kentang goreng yang digoreng dadakan ada gosong-gosongnya dikit, mana French fries.  Mana gincu yang mahal dan mana gincu yang anti air.

Cinta itu butuh uang, jika kita berkata harta bukan segalanya.memang harta bukan segalanya, tapi. Bagaimana cara kita bersedekah untuk mereka anak-anak yatim. Maka, bagi laki-laki setidaknya kamu menghormati perempuan yang memilihmu dengan kerja keras lagi. ^^

 

  • view 250