Dulu Kau dan Aku adalah Kita, Tapi kini Kita saling berpisah.

Mafida Khoiriyah
Karya Mafida Khoiriyah Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 17 September 2016
Dulu Kau dan Aku adalah Kita, Tapi kini Kita saling berpisah.

Aku masih mengingat Tubuh tegapmu, aku masih mengingat senyum tipis mu dan aku masih mengingat seluruh tawamu yang sungguh khas membuatku cepat mengingat. Itu, Kamu.

Dulu kita saling menyapa, dulu kita pun saling mengenal satu sama lain, menghafal kebiasaan-kebiasaan yang ada, menghabsikan waktu hanya untuk bercerita bagaimana bekerja, bagaimana dengan teman kerja, menemukan teman baru. Begitu asiknya dirimu hingga aku mengembangkan senyumanku dihadapanmu

Dulu kita melewati begitu masa sulit, melewati rintangan yang ada, kau menguatkan ku ketika aku terluka, aku menguatkan mu ketika kau merasakan kau adalah laki-laki yang paling tak berguna. Semuanya, semuanya terlihat begitu sulit tapi mudah saat aku dan kau melangkah saling menguatkan.

Kita pernah berharap membangun rumah bersama

Kita pernah bermimpi memiliki kendaraan pribadi bersama

Kita pernah merancang dimana tempat tinggal nanti

Tapi, Kau Tahu. Rencana, rancangan, Harapan, Mimpi  pada manusia terkalahkan oleh Takdir Allah.

Kau sempat mengatakan kepadaku “proses ini tak perlu memakai hati, karena aku dan kau tidak tahu bagaimana takdir Allah, Tulisan Allah itu bekerja”

Kini kau telah bersamanya, aku telah memilih orang lain sebagai hidupku

Jadi biarkanlah begitu saja, Bukankah setiap proses ada seseorang yang mengajarkan apa itu kedewasaan?

Bukankah setiap pertemuan itu akan ada masa nya berakhir. Entah itu berpisah karena orang lain atau karena pembuat rencana Takdir.

Sungguh, kita tak akan pernah tahu. Bagaimana kedepan, bagaimana nanti, bagaimana cerita yang akan datang.

Sungguh, kau dan aku tak akan bisa mengetahui nya. Hingga Allah mengijinkannya,  kini kau dan aku saling memilih jalan yang begitu indah.

.

.

.

Berpisah.

 

 Karena Takdir-Nya

 

PS : picture di dapat dari https://www.google.com/search?q=gambar+tangan+akan+berpisah&client=firefox-b&tbm=isch&imgil=_16jy7NgPxjR7M%253A%253Bl02Aki3-IagaiM%253Bhttp%25253A%25252F%25252Fdarussalam-online.com%25252Fperpisahan-yang-hakiki%25252F&source=iu&pf=m&fir=_16jy7NgPxjR7M%253A%252Cl02Aki3-IagaiM%252C_&usg=__qR9pKrBXpmAQyYyrYCmvQoZv4x8%3D&biw=1366&bih=657&ved=0ahUKEwjIyY3Z1JbPAhUKto8KHZtPCMkQyjcIKw&ei=xlndV8jON4rsvgSbn6HIDA#imgrc=_16jy7NgPxjR7M%3A

  • view 348