Kenapa Jomblo selalu Dipermasalahkan?

Mafida Khoiriyah
Karya Mafida Khoiriyah Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 07 September 2016
Kenapa Jomblo selalu Dipermasalahkan?

Kamu kok masih jomblo aja sih?

kamu itu sudah usia tua kenapa masih jomblo?

bahkan pertanyaan yang lain berhubungan dengan jomblo.

atau teman-teman banyak menemui di sosial media yang sedang upload foto pacar atau apapun. padahal, pada dasarnya "umumkan walimah, rahasiakan khitbah" *entar kalau tidak jodoh harus hapus satu per satu, yang lebih parah lagi ditikung teman dekatnya, sahabatnya lagi. Eits, tapi pacaran dengan khitbah tentu berbeda. Khitbah sudah mengarah ke pernikahan.

kita boleh berkenalan dengan seorang lawan jenis,

Kita boleh berbicara dengan seorang lawan jenis,

yang membedakan adalah sikap. Biasanya alasan kenapa jomblo

1. karena nggak laku,

2. karena banyak pilihan

3. karena fokus belajar.

4. karena belum ada yang pas

lalu apa lagi ya? masih banyak lagi alasan kenapa menjomblo, dan di era sekarang. kata "jomblo" terngiang begitu menyebalkan. karena teman-teman dekat kita sudah banyak gandengannya, kita sendiri yang belum. Tentu menambah momok sendiri. akibatnya, muncullah pertanyaan. Yang menemani berjuang skripsi siapa?Yang menemani pendadaran siapa? yang ngasih bunga waktu selesai seminar terbuka skripsi dan menemani duduk foto wisuda siapa? bahkan terngiang begitu saja. dan bertanya "sama siapa ya?" sama ibu bapak dan saudara dong.

Jomblo itu bukan hinaan. oleh karena itu harus bangga.

Karena apa? yuk kita simak, alasan kenapa kita bahagia dengan kata "Jomblo"

Kenapa Masih jomblo?

1. Karena waktu dengan Allah semakin banyak.

     hmm... iya, kita pasti selalu sibuk menanyakan kabar terhadap pasangan, pasangannya hilang nggak bales chat di cariin, pokonya gitu deh, finallya kita kalau sholat mikir chat yang belum dibalas. Dzikir ke Allah kurang karena lebih memilih berdoa semoga berjodoh dengan pacar, melupakan berdoa kepada kedua orang tua. yang pacaran protes? nggak juga, okelah nggak apa-apa, karena tiap individu berbeda.

2. Karena semakin sayang kepada kedua orang Tua.

     Rasa sayang jomblo tidak terpecahkkan dengan pasangan, jadi jomblo bisa pure menambah kasih sayang kepada ibu bapak di rumah . Rasanya sama, nggak pengen kehilangan ^^

3. Karena waktu dengan teman /sahabat semakin banyak

   Terkadang, kalau sudah pacaran banyak jalannya. eh Teman/sahabatnya ditinggalin, berasa dunia isi berdua. kalau sudah pacaran pasti pertama yang dibalas chatnya ya pacarnya. sahabat/temannya nomer belakangan deh.

4. Karena Menjauhi Maksiat

   Bohong kalau nggak maksiat. pasti ada bisikan setannya. iyakan iyakan ngaku? Nggak mungkin setan nggak goda, dan kamu masih bertahan karena nggak ada godaan setan.. Bohong sekali. setan itu ingin kita masuk juga ke neraka. Bisikannya dari kanan, kalau nggak berhasil dari kiri, belakang depan.

Oleh karenanya,

coba saja, satu hari jangan komunikasi sama pacar, rasanya beda. kamu semakin dekat dengan Allah. Lalu, ulangi beberapa kali kamu semakin cuek dengan pacarmu. Rasanya bakalan beda lagi, semakin rindu dengan Allah ingin berlama-lama doanya.

Dan akhirnya kau akan memutuskannya demi kebaikannya kebaikanmu kebaikan kita.

Terkadang, kita akan dicap oleh dirinya "pasti ada laki-laki lain" padahal dalam diri ingin terus memperbaiki diri, yasudah tidak masalah itu menurutnya. Kita tidak boleh marah ataupun mengumpat. seharusnya yang ;aki-laki berfikir seperti buku jodoh nya Bang Fahd. Rela tidak berkomunikasi selama 4  tahun, menahan hawa nafsunya hingga usai study nya baru menemui, meski pihak yang ditinggalkan menolak karena sudah tak ada kabar" l seperti itu sangat menyelematkan.

Kita berhak memilih,kita berhak menolak

Kita berhak mengenal dengan ikhwan, yang laki-laki berhak mengenal yang akhwat. Untuk memastikan tepat atau tidaknya.

Bismillah, mari perbaiki segalanya. ^^

*Bila ada tambahan alasan bahagianya Jomblo, share yuk

  • view 258