imajinasi Tuhan dan Doa Perempuan

rahmatullah usman
Karya rahmatullah usman Kategori Filsafat
dipublikasikan 26 Agustus 2017
imajinasi Tuhan dan Doa Perempuan

Dengan kesendirianmu yang  primordial engkau  sendiri rindu ingin dikenal,maka dalam kerinduan-mu ingin disingkap oleh mahluk-mahlukmu,dalam bentuk-bentuknya,dengan menifestasikan dirimu dan untuk mereka. Atas kekuasaan mu dan kecintaanmu,ada terselip kesedihan yang fundamental “aku adalah perbendaharaan yang tersembunyi,aku rindu untuk di-kenal”.
 
Itu-lah sebabnya engakau mencipta,mengimajinasikan dirimu sendiri hingga bentuk-bentuk itu hadir,berupa makrokosmos dan mikrokosmos.ada-kah gambaran dari fase ini,mengenai penamaan-mu yang indah,Nama-nama-mu nan syahduh menjerit kesedihan dalam ke-adaan tak di-kenal,tak satu-pun yang menamai mereka,dari kerinduan-mu dan kesedihan, maka hadir dalam bentuk nafas ilahi-mu,berupa kasih (rahma) dan pengadaan,dalam misteri wujud-mu ,dari misteri wujud-mu yang ingin disingkap.
 
Pada dirimu-lah imajinasi dimulai,dan memunculkan sebuah bentuk (cipta),ini merupakan pengungkapan wujud dirimu duhai ilahi. Ini terjadi melalui imajinatifmu pada dirimu (suatu perbendaharaan yang tersembunyi), yang terjadi pada dirimu,dari bentuk itu penampakan dirimu sebagai teofani. dirimu tidak menjadikan ciptaan imajinatifmu keluar dari dirimu,karena itu sebuah cara pengungkapan dirimu sebagai penampakan yang indah.
 
Diamana engkau memanifestasikan dalam bentuk-bentuk  yang berupa. Wujud-mu ilhai menjadi pencipta,kerena kehendakmu untuk di-kenali,dari memaujudkan sesuatu maka engkau dikenal,wujud manifes ciptaanmu dalah imajinatisi-mu sendiri,maka secara imajinatif bentuk-bentuk itu tercipta sebagai teofanik.
 
Maka dalam bentuk ciptaan ini,ia adalah diri-mu,karena berasal dari kreatif imaji,dari diri yang satu,dari itu-lah mengapa Adam tercipta,dari Adam engkau mencipta bentuk yang lain Hawa,untuk tidak melepaskan bentuk-mu,Adam terdorong untuk mendekati Hawa,atas dasar cinta yang engkau beri-pada ciptaanmu,engkau aktif dalam imaji-mu,maka ke-aktualan pertama kali aktif adalah Adam,itu-lah mengapa Adam aktif untuk mendekati Hawa.
 
Ciptaan-mu sebagai bentuk yang bersifat feminin,ia menerima kreasi imaji-mu,tanpa sebuah tuntutan apa-pun,bentuk jiwa yang berkarakteristik perempuan,telah engaku beri sifat-sifat-mu padanya,sebagai pengungkapan  nama-nama-mu. Maka,Makrokosmos dan mikrokosmos dalam kerakter perempuan yang engkau cipta,engkau sendiri-lah yang aktif sebagai maskulin,ketergantungan ciptaanmu yang karakteristi perempuan,adalah hubungan cinta antara dirimu sebgai maskulin.
 
Maka dalam penyebutan doa-doa ciptaanmu,mereka pasif sebuah penerimaan karekteristik perempuan. Doa adalah teofanik,doa memiliki daya cipta yang kuat,dari imaji ciptaan-mu,karena jiwa ingin menamai sesuatu,atau mendambakan sosok-mu. Namaun tujuan dari doa itu adalah daya imajinasi ciptaan untuk  dirimu,maka dari doa itu engkau mengungkapkan dirimu melalui ciptaanmu. Ciptaanmu  begitu rupa,dalam pengungkapannya,dari berbagai rupa bentuk-bentuk ciptaanmu ada suatu ketunggal,yaitu dirimu yang mengungkapkan dirimu sendiri.
 
Ketika ciptaan merenungkan dirinya ,ia merenungkan-mu,melalui matanya engkau melihat diri-mu,melalui cintanya engaku mencintai dirimu, Dari karakter jiwa itu sendiri ketika ia meyakini sesuatu (dirimu) maka doa dalam pengungkapannya itu sendiri adalah penamaan bagi jiwa dari karekteristik perempuan yang melantunkan doa, karena karekteristik jiwa-lah yang mempunyai ke-lembutan,untuk penamaan dari jiwa ini-lah bentuk imajinatif-mu,adalah kedirianmu.

  • view 49