Alwaleed, Pangeran Terkaya yang Terciduk 'KPK Saudi'

Inspirasi News
Karya Inspirasi News Kategori Lainnya
dipublikasikan 06 November 2017
Alwaleed, Pangeran Terkaya yang Terciduk 'KPK Saudi'

Raja Arab Saudi Salman Bin Abdul Aziz mengambil keputusan untuk memecat dan menangkap sejumlah petinggi kerajaan pada Sabtu, 4 November 2017. Sebanyak 11 pangeran dan puluhan menteri ditahan, salah satunya miliarder Alwaleed bin Tawal.

Menurut sumber Al Arabiya dalam kutipan Kompas.com penahanan dilakukan atas perintah dari komite anti-korupsi yang kini dipimpin putra mahkota kerajaan Saudi, Mohammed bin Salman, Sabtu (4/11/2017).

Sebelumnya, nama Alwaleed terkenal luas di masyarakat berkat kesuksesannya di dunia bisnis. Gaya hidup flamboyan yang doyan memamerkan kekayaan juga sering dilakukan oleh keponakan Raja Salman ini. Menurut Bloomberg Billionaires Index, Pangeran Alwaleed menempati peringkat 50 dalam daftar orang terkaya di dunia. Kekayaannya mencapai 19 miliar dollar AS. Selain itu Ia dikenal secara internasional karena menanamkan modal di perusahaan raksasa seperti Citigroup dan Apple. Pada tahun 2007 silam, ia membeli pesawat superjumbo jet Airbus A380 dan disulap menjadi istana terbang pribadinya. Di Arab Saudi sendiri, investasi Pangeran Alwaleed sangat luas. Ia memiliki saham di perusahaan real estate, ritel, perbankan, maskapai penerbangan, hingga petrokimia.

Selain sebagai Miliarder, Pangeran Alwaleed juga dikenal karena merupakan cucu dari Ibnu Saud, pendiri Kerajaan Arab Saudi. Ia memulai kerajaan bisnisnya dengan modal 30.000 dollar AS yang didapat dari ayahnya dan 300.000 dollar AS yang didapat dari pinjaman. Kemudian, pada tahun 2005, kekayaannya mencapai 10 miliar dollar AS. Dengan begitu juga, ia diberikan julukan "Buffet of Arabia" atau miliuner dari Arab. Dan kini pemerintah Arab melalui lembaga KPK Saudi menahan Pangeran Alwaleed atas tuduhan pencucian uang, penyuapan, dan pemerasan pejabat. 

Meski demikian, dilansir Detiknews.com Alwaleed bukanlah satu-satunya pebisnis yang terciduk dalam penangkapan tersebut. Diberitakan ada 11 pangeran Arab Saudi, 4 anggota kabinet, dan sejumlah pejabat lain yang juga ikut tertangkap. Aljazeera pada Senin (6/11/2017) mengungkap beberapa nama pengusaha lain yang turut terkena imbas. Diantaranya: Pangeran Miteb bin Abdullah (Menteri Garda Nasional), Pangeran Turki bin Abdullah (mantan Gubernur Provinsi Riyadh), Abdullah al-Sultan (Komandan Angkatan Laut Saudi), Saoud al-Daweesh (mantan chief executive Saudi Telecom 7010.SE), Adel Fakeih (Menteri Ekonomi dan Perencanaan) dan sejumlah menteri lainnya.

Sumber Foto
 

  • view 93