Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Politik 2 November 2017   13:42 WIB
Meme Setnov yang Berujung Tindak Pindana

Ketua DPR Setya Novanto kerap menjadi objek lelucon di dunia maya. Tidak sedikit konten bermuatan sindiran terhadap Setya Novanto yang beredar di media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Instagram, baik itu berupa tulisan maupun foto yang telah diedit atau meme. Konten-konten tersebut diolah sedemikian rupa agar memberi kesan lucu.

Baru-baru ini publik pun dibuat heboh atas laporan tindak pidana oleh kuasa Hukum Ketua DPR Setya Novanto, Fredrich Yunadi menyatakan keberatan dengan pihak-pihak yang memodifikasi foto kliennya saat dirawat di rumah sakit dengan ditambahi gambar tengkorak. Dia pun sangat menyayangkan mereka yang telah menyebarkan konten itu di media sosial.

Dalam kutipan cnnIndonesia.com Fredrich mengatakan hal yang telah terjadi dan menyebar lewat meme-meme itu tak etis, karena olok-olok itu dilayangkan kepada sosok yang tengah sakit. Atas dasar itu, Fredrich melaporkan 32 akun Twitter, Facebook, dan Instagram yang diduga memodifikasi serta menyebarkan foto serta meme tersebut. Fredrich Yunadi juga mengatakan bahwa ia menduga ada aktor intelektual di balik maraknya gambar meme yang beredar di media sosial. Tak cuma operator penggerak, Frederich juga mencurigai ada yang mendanai penyebaran meme Novanto di media sosial.

Sementara DN yang juga merupakan kader Partai Solidaritas Indonesia ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri. Dia dilaporkan oleh tim pengacara Novanto dengan tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik melalui meme. DN pun dia dijerat dengan Pasal 27 ayat (3) dan Pasal 28 ayat (1) UU ITE tentang Penghinaan dan Pencemaran Nama Baik serta Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP.

Namun demikian dilansir dari Detiknews.com meski ditetapkan sebagai tersangka, DN penyebar meme Setya Novanto, tak ditahan Polisi. Pengacara DN menyebut, kliennya tak cukup bukti melakukan tindak pidana. 

Simber Foto
 

Karya : Inspirasi News