Arab Saudi Bolehkan Perempuan Nonton Bola di Lapangan

Inspirasi News
Karya Inspirasi News Kategori Budaya
dipublikasikan 30 Oktober 2017
Arab Saudi Bolehkan Perempuan Nonton Bola di Lapangan

Pendirian Raja Salman terhadap perempuan nampaknya mulai berubah. Ia mengeluarkan dekrit kerajaan yang berisi pernyataan bahwa perempuan Arab Saudi berhak mengemudikan kendaraan sendiri. Hal ini dibenarkan dengan adanya tawaran segera membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) bagi yang tertarik.

Tak hanya itu seperti yang dilansir kompas.com Arab Saudi juga memperbolehkan perempuan untuk menyaksikan pertandingan olahraga di stadion pada tahun depan. Menurut sejumlah pejabat, keluarga akan diperbolehkan untuk memasuki stadion di tiga kota besar, yakni Riyadh, Jeddah, dan Dammam.

Sebelumnya, kerajaan yang memiliki aturan keras bagi perempuan ini, telah lama melarang perempuan berada di arena olahraga. Aturan ketat itu merupakan bagian dari pemisahan jenis kelamin di masyarakat. Namun hal ini dirubah seperti yang disampaikan Duta Besar Arab Saudi untuk Amerika Serikat melalui Liputan6.com Pangeran Khalid bin Salman bin Abdulaziz mengatakan bahwa pihak kerajaan melakukan sedikit perubahan kebijakan karena menganggap masyarakat sudah siap. Hanya saja, ia tak mau menegaskan apakah aturan perempuan harus ditemani anggota laki-laki dalam keluarga untuk mengurus keperluan-keperluan administratif di pemerintahan masih tetap dijalankan atau akan dilonggarkan.

Dikutip dari BBC, Senin (20/10/2017), reformasi itu sejalan dengan rencana luas yang diumumkan Putra Mahkota Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud. Ia ingin membawa perubahan sosial dan ekonomi ke negara yang bergantung pada minyak itu, dengan program yang dikenal sebagai Vision 2030.

Arab Saudi rencananya juga akan memperbolehkan digelarnya konser dan pembukaan kembali bioskop. Pada 25 Oktober 2017 lalu, Mohammed mengatakan bahwa ia ingin mengembalikan Islam moderat untuk memodernisasi Arab Saudi. Ia juga mengatakan, 70 persen populasi Arab Saudi berusia di bawah 30 tahun yang seharusnya memandang Islam sebagai agama yang penuh toleransi.

Sumber Foto
 

  • view 24