Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Lainnya 24 Oktober 2017   15:54 WIB
Presiden Putuskan Tunda Rencana Pembentukan Densus Tipikor Polri

Presiden Joko Widodo/Jokowi dalam rapat terbatas memutuskan menunda pembentukan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi atau Densus Tipikor Kepolisian Republik Indonesia. Sebagaimana diberitakan oleh kompas.com pada Selasa (24/10/2017), hal tersebut diputuskan dalam rapat terbatas di Istana Merdeka pada siang hari ini.

"Diputuskan bahwa pembentukan Densus Tipikor untuk sementara ditunda untuk kemudian dilakukan pendalaman lebih jauh lagi," ujar Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, seusai rapat. Ia menambahkan Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan nanti yang akan mengkaji rencana tersebut lebih lanjut hingga siap mengumumkannya ke publik.

Hal yang mendasari penundaan tersebut di antaranya dibutuhkannya payung hukum berupa undang-undang. Alasan lainnya membentuk densus tipikor juga memakan waktu yang lama sebab harus melewati proses politik di Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR.

Bersamaan dengan keputusan dari Presiden Jokowi tersebut ia pun meminta agar polemik soal rencana pembentukan densus tipikor Polri dihentikan.

Dalam rapat terbatas tersebut turut hadir Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Ketua KPK Agus Rahardjo, Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian dan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Rikwanto.

Wacana pembentukan densus tipikor menuai berbagai pendapat, salah satunya dari Indonesia Corruption Watch atau ICW yang fokus pada anggaran densus tipikor Polri yang sangat besar, yakni Rp2,6 triliun. Sementara itu dari pihak Polri, densus tipikor nantinya tidak akan tumpang tindih dengan penegak hukum lainnya, termasuk KPK, tulis detik.com pada Senin (23/10/2017).

Sumber gambar

Karya : Inspirasi News