DPR Akan Panggil Rektor UNS Terkait Surat Edaran ‘Wajah Wajib Terlihat’

Inspirasi News
Karya Inspirasi News Kategori Lainnya
dipublikasikan 05 Oktober 2017
DPR Akan Panggil Rektor UNS Terkait Surat Edaran ‘Wajah Wajib Terlihat’

Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR berencana memanggil rektor Universitas Sebelas Maret atau UNS terkait surat edaran yang mewajibkan seluruh wajah mahasiswa terlihat jika memang menimbulkan kegaduhan di masyarakat, demikian kata anggota Komisi X Fraksi Hanura Dadang Rusdiana. Ia mengatakan diperlukan penelusuran lebih lanjut terkait hal ini, tulis detik.com pada Kamis (5/10/2017).

“Tentunya kalau ini menimbulkan kegaduhan terus, maka tepat kalau Komisi X mengundang Rektor UNS,” kata Dadang pada hari ini. Ia menambahkan jika penelusuran itu benar maka pihak UNS mesti mengklarifikasi sebab hal tersebut sudah merambah ke ranah pribadi.

"Kalau itu benar harus ada klarifikasi lebih lanjut apa itu kewajiban "wajah wajib terlihat". Apakah itu yang dimaksud adalah burqa, pakaian muslimah yang menutup seluruh wajah," kata Dadang. 

Sebelumnya, telah beredar surat dari Dekan Fakultas Pertanian UNS Solo yang melarang mahasiswa memakai penutup wajah selama berada di kampus tersebut. Mahasiswa dilarang memakai kaos oblong, sandal, celana jeans tak rapi dan pakai ketat. Agar lebih jelas dalam berkomunikasi mahasiswa pun wajib menunjukkan wajah mereka.

Humas UNS Haryono mengatakan surat edaran tersebut sudah beredar sejak Agustus lalu. "Jadi sebenarnya tidak (beredar) hari ini tapi sejak 2 bulan yang lalu," jelas Haryono kepada Tribunjateng.com, Rabu (4/10/2017). Ia belum memberikan banyak komentar sebab Rektor UNS Ravik Karsisi juga belum memberikan klarifikasi terkait surat edaran tersebut.

Sumber foto

 

  • view 54