PBB Bantah Terima Petisi Referendum Papua Barat.

Inspirasi News
Karya Inspirasi News Kategori Politik
dipublikasikan 29 September 2017
PBB Bantah Terima Petisi Referendum Papua Barat.

Aktivis Gerakan Pembebasan Papua Barat Benny Wenda menyebar isu ada petisi rahasia yang telah dikirim ke Perserikatan Bangsa-Bangsa. Petisi itu diisukan berisi persetujuan referendum Papua Barat.

Seperti yang dikutip Kompas.com Benny Wenda menjelaskan kepada pers bahwa 1,8 juta orang Papua Barat telah menandatangani petisi rahasia tersebut. Petisi itu ditandatangani dari rumah ke rumah, dan dari desa ke desa di seluruh provinsi itu. Selain itu Benny Wenda mengaku mengajukan petisi itu kepada Komite Khusus untuk Dekolonisasi PBB.

Selain itu isu tersebut semakin menguat setelah sebuah kabar dari The Guardian membenarkan bahwa sebuah pengakuan dari aktivis gerakan Referendum Papua Barat memang adanya. Dalam petisi tersebut juga berisi seperti yang dikutip Cnnindonesia bahwa Petisi itu meminta PBB menunjuk seorang perwakilan khusus untuk menyelidiki pelanggaran HAM dan "menempatkan kembali Papua Barat dalam agenda komite dekolonialisasi dan memastikan wilayah itu bisa menentukan nasib sendiri dengan mengadakan pemungutan suara yang diawasi secara internasional.

Namun hal lain diungkapkan oleh Komite Khusus Dekolonialisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan membantah telah menerima petisi referendum yang diajukan kelompok separatis Papua Barat. Ini termuat dalam kutipan Detiknews.com.
 "Sebagai Ketua Komite Khusus Dekolonisasi PBB (C-24), saya maupun Sekretariat Komite, tidak pernah menerima, secara formal maupun informal, petisi atau siapapun mengenai Papua seperti yang diberitakan dalam koran Guardian," ujar Ketua Kolonisasi PBB di New York, Rafel Ramirez dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/9/2017).

Meski begitu Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir tidak terlalu mempersoalkan adanya petisi warga Papua Barat yang meminta referendum kemerdekaan baru dan diserahkan ke Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Fachir mengatakan, persoalan Papua Barat sudah selesai di PBB sejak tahun 1969.

Sumber Foto
 

  • view 143