Myanmar Batalkan Misi PBB untuk Rohingya, Ada Apa?

Inspirasi News
Karya Inspirasi News Kategori Budaya
dipublikasikan 29 September 2017
Myanmar Batalkan Misi PBB untuk Rohingya, Ada Apa?

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan rencana kunjungan timnya ke Rakhine, negara bagian yang ditempati orang Rohingya di Myanmar, dibatalkan oleh pemerintah Myanmar. Sedianya tim PBB hendak melakukan kunjungan ke Rakhine untuk menyelidiki sebab-sebab ratusan ribu orang Rohingya melarikan diri ke Bangladesh sejak bulan lalu.

Seperti yang dikutip Detik,com pemerintah Myanmar membatalkan misi Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk berkunjung ke Negara Bagian Rakhine. Juru bicara PBB mengatakan bahwa mereka tak mendapatkan penjelasan mengapa pemerintah Myanmar membatalkan rencana itu.

PBB sendiri telah memaksa pemerintah Myanmar untuk membuka akses ke Rakhine. Mereka ingin menginvestigasi di balik eksodus lebih dari 400 ribu warga Rohingya. Sejumlah laporan seperti yang dikutip Liputan6.com mengatakan bahwa ada tindakan kekerasan menimpa etnis Rohingya sehingga membuat mereka mengungsi mencari tempat aman.

PBB kemudian lewat Sekretaris Jenderal PBB, AntonioGuterres, menggambarkan apa yang terjadi terhadap warga minoritas Muslim Rohingya di Myanmar sebagai mimpi buruk kemanusiaan. Selain itu mendesak agar pemerintah Myanmar mengakhiri operasi militer dan membuka akses kemanusiaan di Rakhine, negara bagian yang banyak didiami oleh warga Rohingya.

Dalam kesempatan lain seperti yang dikutip Cnnindonesia bahwa Untuk pertama kalinya, pemerintah Amerika Serikat (AS) ikut berkomentar dan secara terang-terangan menuding Myanmar melakukan praktik pembersihan etnis terhadap warga minoritas muslim Rohingya. AS menyebut pertumpahan darah di wilayah Rakhine telah mempermalukan pemerintahan Aung San Suu Kyi. 

Sumber Foto

  • view 43