Magma Gunung Agung Terus Naik, Peluang Letusan Cukup Besar

Inspirasi News
Karya Inspirasi News Kategori Lainnya
dipublikasikan 28 September 2017
Magma Gunung Agung Terus Naik, Peluang Letusan Cukup Besar

Hampir sepekan Gunung Agung di Bali berstatus awas. Setelah puluhan tahun 'tertidur', Gunung Agung kini berpotensi besar melepas 'amarahnya'. Sejak Jumat 22 September 2017 lalu status gunung dengan ketinggian 3.142 mdpl itu sudah ditingkatkan menjadi awas, Ribuan warga pun berduyun-duyun mengungsi, menjauh dari lereng dan kaki gunung.

Berdasarkan data  Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) yang dikutip CnnIndonesia.com Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan bahwa penduduk di sekitar Gunung Agung, Karangasem, Bali merasakan gejala erupsi yang mirip dengan letusan dahsyat 54 tahun silam, tepatnya pada 1963.

Hal ini seperti yang dikutip Detiknews.com jumlah pengunjung hingga pukul 18.00 WITa mencapai 96.086 jiwa yang terbagi di 430 titik pengungsian. Ia juga mengatakan pergerakan magma mulai mendekati permukaan sehingga peluang terjadinya letusan cukup besar. Adapun sebaran pengungsi terbagi di 9 kabupaten/kota, di Kabupaten Badung 15 titik (5.879 jiwa), Kabupaten Bangli 30 titik (5.076 jiwa), Kabupaten Buleleng 26 titik (16.901 jiwa), Kota Denpasar 27 titik (2.539 jiwa), Kabupaten Gianyar 13 titik (1.011 jiwa), Kabupaten Jembrana 29 titik (514 jiwa), Kabupaten Karangasem 100 titik (39.859 jiwa), Kabupaten Klungkung 162 titik (19.456 jiwa), dan Kabupaten Tabanan 27 titik (4.851 jiwa).

Namun demikian seperti yang dikutip oleh Kompas.com Gubernur Bali Made Mangku Pastikan kembali menegaskan pariwisata di Bali masih aman untuk turis, baik domestik maupun mancanegara. Namun tidak melakukan perjalanan wisata yang mendekati Gunung Agung.

 Sumber Foto

  • view 100