Uji Coba, Malam Ini Simpang Susun Semanggi Dibuka untuk Umum

Inspirasi News
Karya Inspirasi News Kategori Lainnya
dipublikasikan 28 Juli 2017
Uji Coba, Malam Ini Simpang Susun Semanggi Dibuka untuk Umum

Simpang Susun Semanggi akan dibuka untuk umum malam nanti. Pembukaan tersebut dilakukan sebagai sarana uji coba open traffic sebelum diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada 17 Agustus mendatang. Pembukaan ini juga sebagai sarana evaluasi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait kendaraan yang melintasinya dari arah Blok M menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI) ataupun sebaliknya.

Dari laman Detik.com, soft launching jalan layang ini akan dilakkan setkitar pukul 19.00 WIB. Djarot mengungkapkan, pembukaan ini dipercepat dari jadwal semula pada 29 Juli 2017, esok hari. Open traffic dipercepat dari jadwal semula dengan tujuan agar warga dapat mengetahui lebih dulu perilaku para pengendara kendaraan roda empat yang melintasi jalan layang tersebut. Selain itu, Djarot juga menambahkan, hal tersebut dilakukan demi memastikan semua fasilitas telah lengkap dan memadai untuk dibuka bagi umum. Penyempurnaan fasilitas Simpang Susun Semanggi masih terus dilakukan, terlebih yang berkaitan dengan marka jalan, rambu lalu lintas, trotoar dan penyempurnaan taman.

Dijelaskan dalam Okezone.com, jalan layang tersebut mulai dibangun pada April 2016 dan telah selesai kemarin, Kamis 27 Juli 2017. Jalan layang ini dikhususkan untuk kendaraan roda empat atau lebih. Sedangkan, untuk sepeda motor dilarang melintas karena dapat menimbulkan bahaya yang sangat besar akibat jalan tersebut cukup tinggi dan angin ketika berada di atasnya cukup kencang. Simpang Susun Semanggi sepanjang 1,6 kilometer ini juga tidak akan dibuka untuk gelaran mingguan hari bebas kendaraan atau car free day. Keselamatan pengguna jalan menjadi alasan utama.

Terkait proyek pembangunan Simpang Susun Semanggi, anggaran yang masih tersisa ternyata sebesar Rp200 miliar. Kompas.com memaparkan, awalnya biaya pembangunan diperkirakan mencapai Rp500 miliar. Namun, setelah proses lelang dilakukan, biayanya ternyata hanya sekitar Rp300 miliar. Saefullah selaku Sekretaris Daerah DKI Jakarta menuturkan, anggaran yang tersisa tersebut akan digunakan untuk membangun jalur pedestrian atau khusus pejalan kaki. Trotoar rencananya akan dibangun di sekitar Simpang Susun Semanggi, tepatnya di Jalan Sudirman dari Bendungan Hilir sampai Patung Pemuda Senayan dan kawasan Jalan Gatot Subroto. Pembangunan trotoar ditargetkan selesai sebelum gelaran Asian Games 2018.
 

  • view 177