Jelang Pemberangkatan, Pelayanan Haji Diupayakan Lebih Baik

Inspirasi News
Karya Inspirasi News Kategori Lainnya
dipublikasikan 27 Juli 2017
Jelang Pemberangkatan, Pelayanan Haji Diupayakan Lebih Baik

Presiden Joko Widodo menginginkan pelayanan yang lebih baik lagi bagi jamaah haji Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah memberangkatkan 299 petugas haji menuju Mekkah, Arab Saudi. Selain petugas haji, pemerintah juga menyiapkan kebutuhan lain guna meningkatkan pelayanan.

Detik.com mengutip pernyataan Jokowi bahwa perbaikan pelayanan memang sudah seharusnya dilakukan. Terlebih ketika kuota haji Indonesia sudah ditambah menjadi 221.000. Sejauh ini, pemerintah sudah berupaya memperbaiki pelayanan haji, mulai dari bus hingga makanan yang akan dikonsumsi. Sudah tidak ada lagi bus yang tidak layak pakai untuk transportasi jamaah, makanan pun disesuaikan dengan selera nusantara. Kloter prtama jamaah haji Indonesi aakan mulai diberangkatkan secara bertahap melalui 13 embarkasi di Indonesia. Pemberangkatan pertama dilakukan mulai 28 Juli-11 Agustus 2017, disusul gelombang kedua mulau 12-26 Agustus 2017.

Pihak Maskapai Garuda Indonesia juga optimis dapat memberikan pelayanan terbaiknya. Dilansir Sindonews.com, Maskapai Garuda Indonesia bersama anak perusahaan Garuda Mantenance Facility (GMF) Aero Asia memastikan kesiapan penerbangan haji tahun ini dengan mengoptimalisasi sebanyak 14 pesawat berbadan lebar. Maskapai tersebut akan menerbangkan ebanyak 107.959 jamaah haji Indonesia atau naik sebanyak 37% dari periode yang sama tahun lalu sebanyak 79.000 jamaah. Garuda Indonesia memberangkatkan jamaah haji dari Sembilan embarkasi yang terdiri dari 280 kloter di seluruh Indonesia.

Sementara itu, bukan hanya pelayanan yang menjadi perhatian pemerintah. Okezone.com menyebut bahwa Presiden juga ingin dari sisi dana haji dapat dikelola dengan baik dan diinvestasikan ke tempat yang memberikan keuntungan yang baik. Jokowi menilai, pengelolaan dana haji yang akan diinvestasikan juga dapat menurunkan biaya haji. Selain investasi, Jokowi bahkan menilai dana dari jamaah calon haji Indonesia juga dapat diperuntukkan dalam pembangunan infrastruktur.

  • view 70