Seleksi Calon PNS untuk MA dan Kemenkumham Dibuka, Tertarik?

Inspirasi News
Karya Inspirasi News Kategori Lainnya
dipublikasikan 12 Juli 2017
 Seleksi Calon PNS untuk MA dan Kemenkumham Dibuka, Tertarik?

Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) membuka 19.210 lowongan untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk mengisi jabatan di Mahkamah Agung dan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Formasi untuk CPNS di MA sebanyak 1.684 dan Kemenkumham sebanyak 17.962.

Kompas.com menjelaskan posisi untuk MA, CPNS akan mengisi formasi calon hakim pada peradilan umum, peradilan agama dan peradilan tata usaha negara. Kualifikasi untuk mengisi calon hakim adalah sarjana hukum, sarjana syariah dan sarjana hukum Islam. Sementara, untuk formasi CPNS Kemenkumham yang meliputi 21 jabatan adalah mulai dari penjaga lapas hingga analisis keimigrasian. Kuota penjaga lapas (sipir) mencapai 14.000 dengan kualifikasi SMA/sederajat yang menguasai komputer. Untuk analisis keimigrasian sebanyak 2.278 kursi dengan kualifikasi sarjana dari berbagai jurusan antara lain hukum, sosial politik, ekonomi, akuntansi, komunikasi, Teknik informatika, Teknik komputer dan Bahasa asing. Pendaftaran dilakukan secara online di situs resmi sscn.bkn.go.id dari tanggal 1 hingga 31 Agustus 2017.

Detik.com melansir pernyataan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur yang mengatakan dalam proses kali ini diharapkan dapat menyaring calon-calon PNS baru yang sesuai dengan kriteria dan kemampuan terbaik. Menurutnya, sistem pendaftaran ini menjadi sangat penting karena CPNS yang diterima diharapkan berdasar kompetensi, kemampuan dan keahliannya. Ia juga menjelaskan proses yang perlu dijalani peserta CPNS, yakni satu orang pelamar hanya boleh mendaftar untuk satu jabatan di satu instansi. Pelamar yang dinyatakan lulus tahap administrasi berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), dengan Sistem Computer Assisted Test (CAT). Pelaksanaan seleksi ini dilakukan dengan prinsip kompetitif, adil, objektif, transparan, bersih dari praktik KKN dan tidak dipungut biaya.

Dilansir Liputan6.com sistem CAT yang digunakan, diharapkan akan menjadi proses rekrutmen yang ideal dan transparan sesuai Nawa Cita Presiden Joko Widodo. Untuk pendaftaran CPNS kali ini tidak akan ada lagi calo atau jasa titip melalui pejabat pegawai atau yang bersifat rekomendasi. Masyarakat juga diminta untuk jangan mudah percaya pada oknum-oknum yang meminta biaya terkait pendaftaran tersebut. Kali ini, pemerintah juga memberikan prioritas bagi lulusan terbaik atau Cumlaude serta putra dan putri dari Papua. Kuota untuk lulusan Cumlaude sendiri sebanyak 468 orang, serta putra dan putri Papua sebanyak 301 orang.

 

  • view 177