Ambil Penumpang di Bandara, Sopir Taksi Online Dihukum Buka Baju

Inspirasi News
Karya Inspirasi News Kategori Lainnya
dipublikasikan 20 Juni 2017
Ambil Penumpang di Bandara, Sopir Taksi Online Dihukum Buka Baju

Video sopir taksi online yang dihukum melepas baju serta duduk di muka umum karena mengambil penumpang di wilayah Bandara Adisutjipto, Yogyakarta menjadi viral di media sosial setelah diunggah oleh akun @thenewbikingregetan. Video tersebut telah dilihat sebanyak 118.075 kali dan menuai 2.216 komentar netizen.

Detik.com menjelaskan kronologi yang terjadi pada Minggu, pukul 18.44 WIB tersebut. Kejadian bermula ketika Frikal, sopir taksi online memperbolehkan seorang penumpang masuk ke mobil di area bandara. Para sopir taksi dan rent car bandara yang melihat kejadian tersebut menghakiminya secara sepihak. Frikal diminta untuk membuka bajunya di tengah keramaian. Ia juga diminta untuk push up sebanyak 50 kali dan menyanyikan lagu Pancasila secara berulang dengan nada tinggi. Selain itu, para sopir taksi dan rent car bandara juga memintanya untuk berjanji tidak lagi mengambil penumpang di area bandara.

Insiden tersebut membuat Ombudsman RI Perwakilan DIY turun tangan. Pihak Ombudsman menggunakan kewenangan yakni melakukan ‘Investigasi Atas Prakarsa Sendiri’. Hal ini untuk memastikan ada atau tidaknya tindakan maladministrasi atau perbuatan yang melawan hukum berupa pembiaran dari pihak terkait dalam perlakuan tidak pantas tersebut. Ombudsman juga mengirim surat kepada PT Angkasa Pura I, Bandara Adisutjipto yang berisi permintaan klarifikasi dari pihak tersebut.

Dijelaskan oleh Kompas.com, pihak PT Angkasa Pura I bersama dengan aparat dan TNI Angkatan Udara (AU) dengan cepat menengahi aksi tersebut agar tidak berlanjut pada tindak kekerasan. Setelahnya, sopir taksi online tersebut diamankan dan ditanyai surat-surat kelengkapannya. Terkait insiden yang terjadi, pihak Angkasa Pura mengimbau bagi semua kegiatan usaha di area bandara harus memiliki izin resmi. Hal tersebut telah diatur dalam aturan dari Kementerian Perhubungan dan menjadi kewajiban pihak penerbangan untuk menjalankannya.

Liputan6.com melansir Keputusan Dirjen Perhubungan Udara Nomor SKEP/100/XI/1985 tentang Peraturan dan Tata Tertib Bandar Udara Pasal 129 yang menyatakan, semua kegiatan usaha komersial di daerah bandar udara harus memiliki izin resmi dari Dirjen Perhubungan Udara sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Implementasinya diatur lebih lanjut lewat Keputusan Direksi PT Angkasa Pura I terkait kegiatan usaha di lingkungan bandara, termasuk operasional taksi online.

  • view 29