Indonesia Siaga Cegah Masuknya ISIS

Inspirasi News
Karya Inspirasi News Kategori Lainnya
dipublikasikan 16 Juni 2017
Indonesia Siaga Cegah Masuknya ISIS

Kelompok teroris ISIS terus menebar teror bagi keamanan dunia, termasuk Indonesia. Untuk mencegah masuknya kelompok ISIS di Indonesia, Polri telah mempersiapkan diri untuk membantu perkuat keamanan perbatasan NKRI, terutama wilayah-wilayah yang berpotensi disusupi jaringan ISIS.

Dijelaskan oleh Detik.com, Polri telah mengerahkan 108 personel dan 6 kapal laut untuk bersiaga di perbatasan perairan Sulawesi Utara dan Filipina. Disiagakannya personel Polri terkait dengan pertempuran militan pro ISIS di Marawi, Filipina. Di mana jarak Marawi dengan wilayah paling utara Indonesia hanya beberapa ratus kilometer. Meskipun belum ada pengerahan pasukan ke Sulawesi Utara, namun TNI dan Polri telah berkomunikasi dengan masyarakat setempat terkait penjagaan yang akan dilakukan.

Panglima Kostrad, Letjen TNI Edy Rahmayadi yang dikutip Okezone.com menyatakan bahwa prajuritnya siap untuk membantu perkuat keamanan perbatasan NKRI. Ia juga menegaskan bahwa pihaknya telah memperkuat kemampuan prajurit Kostrad dalam Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC). Pasukan Kostrad juga disiagakan di sejumlah titik rawan penyusupan terorisme dan tindak kejahatan lain yang dapat mengganggu keamanan negara. Di setiap perbatasan telah dilakukan pengamanan Kostrad, baik di perbatasan Kalimantan maupun perbatasan Papua.

Sementara itu, Kompas.com melansir pernyataan  Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang menyatakan ada sekitar 16 daerah yang didiami kelompok militan ISIS, di 16 daerah tersebut ISIS sudah membaur dengan masyarakat sekitar dan sulit diidentifikasi. Namun, di daerah-daerah tersebut kelompok ISIS masih berupa “sel tidur”, bila ada pemicu berupa pengeboman, maka “sel” tersebut bisa bangkit dan aktif melakukan teror. Beberapa daerah yang disinyalir menjadi tempat “sel tidur” ISIS ialah Nusa Tenggara Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Dilihat 83