Polisi Imbau Warga Waspada Senjata Api Rakitan

Inspirasi News
Karya Inspirasi News Kategori Lainnya
dipublikasikan 14 Juni 2017
Polisi Imbau Warga Waspada Senjata Api Rakitan

Dua kasus perampokan menggunakan senjata api yang menelan korban terjadi dalam waktu yang berdekatan. Perampok bahkan tidak segan menembak korban hingga tewas karena berusaha menghalangi aksinya. Senjata yang digunakan para perampok tersebut dipastikan adalah senjata rakitan atau senjata ilegal.

Kompas.com mengutip pernyataan Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto yang meminta masyarakat untuk turut berpartisipasi mengawasi peredaran senjata api ilegal yang sering digunakan dalam tindak kejahatan. Hal ini karena para pelaku kejahatan tersebut tidak mungkin menggunakan senjata api yang sudah terdaftar, karena senjata yang terdaftar dapat diidentifikasi larasnya oleh pihak Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam) Polri. Ia juga menjelaskan bahwa senjata api yang berada di bawah pengawasan polri adalah senjata api yang tercatat atau berizin, seperti senjata api untuk olahraga menembak, berburu, target dan tembak reaksi. Penggunaan senjata api rakitan inilah yang harus diwaspadai karena banyak senjata api rakitan yang beredar luas tanpa izin.

Detik.com juga menambahkan pernyataan Setyo Wasisto bahwa polisi memiliki keterbatasan dalam pengawasan senjata api rakitan karena keterbatasan informasi yang dimiliki. Pasalnya, polisi tidak akan mengetahui siapa saja yang memiliki senjata api jika senjata tersebut tidak digunakan. Lain halnya dengan senjata api yang memiliki izin resmi dari pihak kepolisian yang mudah dilacak karena izin untuk mendapat senjata api tergolong susah dan melalui proses yang ketat.

Dilansir Okezone.com, Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Kepolisian (Lemkapi), Edi Saputra yang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada apabila ada tindakan kejahatan yang menggunakan senjata. Masyarakat yang melihat pelaku kejahatan menggunakan senjata api diminta untuk tidak sendirian melawan pelaku. Masyarakat bisa meminta bantuan warga lainnya atau memanggil polisi. Dalam kasus ini, polisi memerlukan partisipasi dari masyarakat, bila ada yang melihat, mendengar atau mendapatkan informasi tentang adanya senjata api rakitan atau kejahatan yang menggunakan senjata untuk segera melapor kepada pihak kepolisian.

 

  • view 80